Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Konser Andrea Bocelli/@andreabocelliofficial

JAKARTA —  Izin konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli yang dijadwalkan berjalan di area Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, pada 31 Oktober 2026 dicabut polisi. Hal itu setelah muncul penolakan dari beragam komponen masyarakat, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Fadli Yasir, mengatakan, konser kelas bumi tersebut dinilai sebagai momentum positif untuk memperkuat diplomasi kebudayaan Indonesia sekaligus memperluas hubungan masyarakat Indonesia dengan organisasi internasional.

“Seni dan musik mempunyai ruang tersendiri dalam membangun hubungan antarmasyarakat nan melampaui pemisah geografis dan kebangsaan,” ujar Fadli Yasir, Jumat (23/10/2026).

Menurut perspektif hubungan internasional, kata dia, kebudayaan merupakan salah satu instrumen soft power nan dapat memperkuat daya tarik suatu negara di mata dunia.

“Musik tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang pertukaran nilai, pengalaman, dan ekspresi kebudayaan,”ujarnya.

“Konser musisi internasional dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan budaya, meskipun dampaknya terhadap diplomasi berjuntai pada tindak lanjut dan kerja sama nan dibangun,” lanjutnya.

Momentum ini kata dia, relevan dengan posisi Indonesia nan menjalankan politik luar negeri bebas aktif serta berkomitmen berkontribusi terhadap perdamaian dunia.

“Diplomasi tidak hanya berjalan melalui pertemuan antarpemerintah, tetapi juga dapat diperkuat melalui hubungan masyarakat, pertukaran seni, dan kerjasama kebudayaan,”ujarnya.

Dalam konteks tersebut, musik dapat menjadi medium nan membantu membangun saling pengertian di tengah perbedaan identitas, agama, dan pandangan politik.

“Sebagai organisasi nan menghimpun kaum sarjana Nahdlatul Ulama, ISNU mempunyai relevansi dalam mendorong pemikiran terbuka, perbincangan lintas budaya, dan kontribusi intelektual bagi kehidupan masyarakat,”ujarnya.

Momentum konser Andrea Bocelli dapat menjadi refleksi bahwa kebudayaan dan seni perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan sosial serta membangun komunikasi nan lebih inklusif.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑