
Menko Polkam Dudung Abdurachman (Foto: Jonathan S/Okezone)
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia kondusif untuk 16 hari ke depan. Sementara antrean di Bali, menurut Dudung, terjadi akibat keterlambatan kapal nan mengangkut BBM.
"Yang di Bali itu kan hanya keterlambatan masalah kapal untuk pengedaran dan sekarang sudah bisa diatasi," kata Dudung dalam konvensi pers, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Dudung menjelaskan, stok BBM untuk 16 hari ke depan tidak seluruhnya tersedia di dalam negeri saat ini. Jumlah tersebut juga mencakup stok nan tetap dalam perjalanan dan proses distribusi.
"Karena memang betul tadi dari Menteri Luar Negeri menyampaikan juga bahwa stok 16 hari ke depan itu tidak serta-merta 16 hari itu ada di dalam. Tapi dalam proses perjalanan, proses pengedaran dan sebagainya, tetapi tetap kondusif lah," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan antrean BBM di sejumlah SPBU, termasuk di Bali, terjadi akibat gangguan pengedaran nan dipengaruhi kondisi musim kemarau.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM Laode Sulaeman mengatakan, ketahanan stok BBM secara nasional saat ini tetap dalam kondisi ideal, ialah berkisar 18–20 hari. Namun, hambatan pengiriman menyebabkan pasokan BBM ke SPBU di Bali terlambat.
"Jadi masalah nan ada ini lebih disebabkan oleh pola pengedaran lantaran musim. Musim, ada jika nan di darat itu biasanya pakai pikulan sungai, sungainya kering, diantar pakai truk, truknya kan enggak bisa sigap sampainya, berjam-jam dan volumenya tidak banyak," ujarnya saat ditemui di Kemenko Pangan, Selasa 14 Oktober 2026.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·