Menko Polkam: Ada Beberapa Orang Ditahan Jelang Aksi 27 Agustus

Sedang Trending 13 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyebut ada beberapa orang nan ditangkap dan ditahan untuk diperiksa menjelang aksi 27 Agustus 2026.

Hal itu disampaikan Djamari usai melakukan aktivitas jalan sehat berbareng Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8).

"Kapolda menyampaikan kepada saya dari sejak tadi malam itu dilakukan bahwa ada beberapa orang nan sudah kita periksa, nan kita tahan untuk sementara untuk itu," kata Djamari kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Djamari belum membeberkan secara detil mengenai jumlah serta identitas orang nan ditangkap abdi negara kepolisian jelang tindakan demo tersebut.

"Berapa orang nan sudah kita periksa? Ada. Mungkin kelak mungkin Kapolda bakal menyampaikannya secara pers begitu ya. Pernyataan pers ada berapa orang dan mereka sudah membawa apa saja, itu mungkin bakal dipaparkan oleh Kapolda," tutur dia.

Djamari menyebut tindakan demo untuk menyampaikan pendapat di muka umum adalah sebuah perihal nan biasa. Ia pun memastikan abdi negara keamanan siap mengawal masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dalam tindakan demo di depan Gedung DPR/MPR hari ini.

Disampaikan Djamari, jejeran Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya juga bakal mengantisipasi jika ada pihak penyelundup dalam tindakan demo hari ini. Kata dia, perihal ini berkaca pada tindakan demo Agustus 2025 lalu.

""Kita kawal agar aspirasi ini tersalurkan dengan baik, diterima pula oleh personil DPR dengan bagus. Kemudian untuk mencegah ada golongan lain nan mau masuk nan justru bakal bisa mengaburkan, apalagi bisa menggagalkan aspirasi nan bakal disampaikan," tutur dia.

"Kita mau masyarakat nan punya kewenangan untuk menyampaikan aspirasi ini kepada DPR, kita lindungi, kita kawal agar bulat masuk ke sana dan tidak ada nan mengganggu," sambungnya.

Diketahui, sejumlah golongan masyarakat direncanakan bakal menggelar akso demo di depan Gedung DPR/MPR pada Kamis hari ini. Salah satu komponen nan terlibat ialah Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Sejumlah tuntutan bakal disampaikan dalam tindakan tersebut, di antaranya mendesak DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-undang Perampasan Aset hingga penerapan balasan maksimal termasuk pidana meninggal bagi koruptor.

(dis/gil)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional