Menko Muhaimin: Koperasi Pilar Strategis Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Desa

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

, JAKARTA, – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa koperasi mempunyai peran nan sangat strategis dalam agenda pemberdayaan masyarakat nasional. Pernyataan ini disampaikannya dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 nan digelar di Jakarta, Minggu.

Dalam sambutannya, Muhaimin menjelaskan bahwa koperasi bukan sekadar wadah upaya bersama. Lebih dari itu, koperasi merupakan instrumen vital untuk membuka akses pembiayaan, memperkuat upaya masyarakat, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperluas kesempatan ekonomi hingga ke tingkat desa.

Acara nan mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" ini menjadi momentum krusial untuk menegaskan kembali relevansi koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. "Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, penguatan koperasi diharapkan bisa menciptakan masyarakat nan semakin mandiri, produktif, dan sejahtera," kata Muhaimin.

Kemenko Pemberdayaan Masyarakat berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta beragam pemangku kepentingan. Langkah ini bermaksud agar pengembangan koperasi melangkah seiring dengan program pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Arahan Presiden Prabowo: Koperasi Wujud Ekonomi Kerakyatan

Presiden RI Prabowo Subianto nan turut datang memberikan pengarahan dalam aktivitas tersebut menegaskan bahwa koperasi adalah bentuk nyata ekonomi kerakyatan nan dicita-citakan para pendiri bangsa. Pembangunan ekonomi Indonesia, menurutnya, kudu kembali berpijak pada semangat kekeluargaan dan gotong royong sesuai petunjuk Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945.

"Saudara-saudara, koperasi adalah alatnya orang lemah. Alatnya orang miskin, tapi seperti sapu lidi, satu lidi maka lemah. Tapi bergabung, itu kekuatan. Saudara-saudara sekalian, jangan khawatir, aktivitas koperasi Indonesia bakal bangkit menjadi kekuatan ekonomi Indonesia," ujar Prabowo dengan penuh semangat.

Presiden Prabowo juga menekankan bahwa penguatan koperasi tidak berfaedah memperlemah pelaku ekonomi lainnya. Pemerintah justru mau membangun ekosistem ekonomi nasional nan saling menguatkan antara koperasi, upaya mikro, mini dan menengah (UMKM), swasta, BUMN, dan BUMD.

Strategi Ekonomi dari Desa melalui Koperasi Desa Merah Putih

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kudu dimulai dari desa agar faedah pembangunan dapat dirasakan secara merata. "Ekonomi kita bakal bangkit dari desa, kecamatan, kabupaten, dan uangnya bakal tinggal di desa, kecamatan, kabupaten. Kita bakal balikkan. Kalau selama ini kekayaan rakyat Indonesia disedot, kita kembalikan sekarang, ekonomi bakal turun ke rakyat," tegas Prabowo.

Sebagai bagian dari strategi besar tersebut, pemerintah tengah membangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia. KDKMP diproyeksikan menjadi pusat jasa ekonomi masyarakat nan terintegrasi, mulai dari jasa simpan pinjam, toko kebutuhan pokok, pengedaran peralatan subsidi, toko obat desa, pergudangan, hingga akomodasi penyimpanan hasil pertanian.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional
↑