Menko Cak Imin Resmi Lantik Dirut BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 20 Februari 2026 |14:43 WIB

Menko Cak Imin Resmi Lantik Dirut BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito

Dirut BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM)  Muhaimin Iskandar alias Cak Imin melantik jejeran Dewan Pengawas dan Direksi baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan masa kedudukan 2026–2031. 

Pelantikan ini merujuk pada Keputusan Presiden RI Nomor 17/P Tahun 2026 dan Nomor 18/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan keanggotaan Dewan Pengawas serta Direksi kedua lembaga tersebut.

Untuk periode 2026–2031, kedudukan Direktur Utama BPJS Kesehatan diamanahkan kepada Prihati Pujowaskito nan menggantikan Ali Ghufron Mukti. Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan dijabat oleh Saiful Hidayat.

Cak Imin menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas regenerasi kepemimpinan BPJS sebagai ujung tombak sistem agunan sosial nasional. Menurutnya, sesuai semangat Inpres 8/2025, agunan sosial merupakan instrumen krusial dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Sebagai bagian dari tugas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, saya dan jejeran mempunyai tugas memastikan bahwa negara kudu memampukan rakyat agar bisa hidup produktif dan bermartabat,” ucap Cak Imin di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Jumat (20/02/2025).

“Produktif artinya bisa terlepas dari support sosial menuju kemandirian berkepanjangan dan inilah prinsip dari pemberdayaan masyarakat,” sambungnya.

Ia menekankan bahwa pemberdayaan tidak berakhir pada penanggulangan kemiskinan, tetapi kudu membangun daya tahan sosial, daya saing ekonomi, serta menghadirkan rasa kondusif agar masyarakat hidup bebas risiko.

BPJS Kesehatan, lanjutnya, kudu memastikan masyarakat tidak kehilangan daya akibat akibat kesehatan. Sementara BPJS Ketenagakerjaan berkedudukan melindungi pekerja dan keluarganya dari akibat kerja, PHK, kecelakaan, maupun kematian nan berpotensi mendorong mereka jatuh ke lembah kemiskinan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com