Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 08 September 2026 |11:42 WIB

Menko Airlangga (Foto: Okezone)
JAKARTA - Pemerintah berkomitmen memperkuat tingkat inklusi dan literasi finansial nasional dengan menyiapkan penyediaan rekening bank bagi masyarakat serta mengintegrasikannya ke dalam sistem pembayaran digital QRIS. Langkah ini diambil guna memperluas akses masyarakat terhadap ekosistem finansial umum secara merata.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, inisiatif tersebut dibahas langsung dalam rapat terbatas berbareng Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
“Jadi pembahasan dengan Bapak Presiden mengenai dengan kepemilikan rekening daripada penduduk negara alias masyarakat Indonesia. Tadi sudah disampaikan bahwa berasas survei alias sensus nan dilakukan oleh OJK dan BPS, itu tingkat inklusi finansial kita sudah mencapai 93,62 persen. Kemudian juga untuk literasi finansial Itu sebesar 63,57 persen,” ujar Airlangga usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin (7/9/2026).
Airlangga menjelaskan bahwa penyediaan rekening massal ini bakal difasilitasi melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS).
Untuk memastikan ketepatan sasaran, info kependudukan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri bakal dipadankan dengan sistem pembayaran Bank Indonesia (BI).
Setiap rekening nan disiapkan nantinya bakal langsung terhubung dengan gateway system QRIS untuk memudahkan transaksi harian masyarakat sekaligus menjadi saluran pengedaran program support pemerintah.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·