Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengusulkan penderita tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu penerima faedah program makan bergizi cuma-cuma (MBG).
Menurutnya, penderita TBC mempunyai daya tahan tubuh nan lemah. Oleh lantaran itu, sambungnya, asupan makanan bergizi menurutnya bakal mempercepat proses pemulihan.
"Dari hasil penelitian jurnal-jurnal internasional dan sudah diterapkan juga di India dan China, orang nan penderita TBC diobati kan selama 6 bulan sampai 12 bulan. Itu daya tahan kondisi fisiknya itu lemah," kata Budi di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (23/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga jika dia bisa mendapatkan asupan gizi nan cukup alias sedikit lebih, itu bakal memperkuat dan mempercepat pemulihannya," sambungnya.
Budi mengatakan TBC adalah penyakit nan mematikan. Berdasar data, kata Budi, sekitar 126 ribu orang meninggal lantaran TBC.
Ia mengaku sudah mendiskusikan usul itu kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.
"Jadi kita ngomong 5 menit nan meninggal 2, di Indonesia TBC. Itu sebabnya kemarin saya bicara dengan Ibu Nanik kan mau meningkatkan, memfokuskan penyaluran MBG targetnya ke siapa aja. Dia nanya ke saya kan, saya bilang, Bu, MBG itu sangat membantu saya memecahkan masalah kesehatan," katanya.
Budi juga menjelaskan ada empat golongan masyarakat nan rawan kekurangan gizi. Pertama ibu hamil, lampau ibu menyusui, balita dan penderita TBC.
"Kalau empat sasaran ini kecukupan gizinya dipenuhi, masalah kesehatan kita bakal turun drastis. Buktinya, itu bisa di sudah ada di jurnal-jurnal internasional," katanya.
(yoa/kid)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·