Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin berbareng Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan pertemuan dengan para ahli gizi mengenai tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Segala masukan dan saran dari para master tersebut ditampung guna perbaikan MBG ke depan.
Pertemuan antara Menkes Budi dan Sudaryono berbareng dengan para mahir gizi berjalan di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta pada Rabu (5/8/2026) sore hingga malam.
"Tadi kita bahas, kita duduk bareng, kita undang para ahli-ahli gizi, termasuk nan sering memberikan masukan lah. Dan kita merasa bahwa harusnya masukan-masukan ini kita bisa dengar, toh mereka inginnya untuk kebaikan. Jadi Pak Dar ini kan sangat, mendengar gitu ya, dan sangat sigap juga merespons," kata Menkes dalam keterangan pers usai pertemuan.
"Akhirnya kita sudah menerima masukan dan beberapa kelak bakal segera kita tindak lanjuti. Mungkin saya berikan kesempatan Pak Sudaryono untuk bisa menyampaikan lebih banyak lagi kesan-kesan beliau sesudah mendapatkan banyak masukan dari teman-teman master amat," tambahnya.
Sementara Sudaryono, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari upaya kesungguhan BGN di bawah komandonya dalam menjalankan program MBG ke depan. Ia mengaku sangat terbuka untuk mendapatkan masukan dan saran dari banyak pihak, terutama mahir gizi baik mengenai menu, sanitasi, keamanan pangan, dan lainnya.
"Kami mau lebih banyak mendapatkan input, masukan, dan juga melibatkan bekerja-sama dengan banyak pihak. Memang kita kudu akui bahwa banyak sekali pihak nan memang concern dan sayang sama program MBG ini," tutur Sudaryono.
"Banyak sekali masukan nan kami terima, ya banyak hal, dari mulai porsi, dari mulai 3T, kemudian dari mulai keamanan agar enggak keracunan seperti apa, kemudian dari mulai gimana pelibatan mahir gizi, gimana pelibatan kerjasama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah wilayah dan lain-lain," tambahnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·