Menhub Beri Sinyal Harga Tiket Pesawat Turun 2 Bulan Lagi

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Menhub Beri Sinyal Harga Tiket Pesawat Turun 2 Bulan Lagi

Menhub Beri Sinyal Harga Tiket Pesawat Turun 2 Bulan Lagi (Foto: Kemenhub)

JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberi sinyal nilai tiket pesawat bisa turun. Penurunan nilai tiket pesawat ini bisa terjadi jika 2 bulan ke depan kondisi nilai avtur turun.

Harga avtur bisa saja turun jika bentrok di Timur Tengah imbas perang AS-Iran mereda. Apalagi, Presiden Donald Trump sudah mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dengan syarat selat Hormuz dibuka. Dengan membuka jalur ini, diproyeksi nilai minyak turun dan berujung turunnya nilai avtur.

"Bahwa jika memandang penjelasan, itu kita cukup optimistis, apalagi arah perang ini tidak panjang sudah terlihat dengan adanya genjatan senjata. Mudah mudahan dalam 2 bulan ke depan bisa berakhir," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, Kamis (9/4/2026) malam.

Menhub mengatakan, saat ini untuk menopang pendapatan maskapai di tengah kenaikan nilai avtur, Pemerintah telah mengambil kebijakan dengan meningkatkan pemisah atas fuel surcharge menjadi 38 persen, PPN DTP, hingga bea impor spare part pesawat. 

Akan tetapi, ketika nilai avtur mulai turun di kemudian hari maka fuel surcharge nan menjadi salah satu komponen pembentuk nilai tiket bisa diturunkan. Karena saat ini Pemerintah belum menetapkan tarif pemisah bawah/tarif pemisah atas (TBB/TBA) terbaru. 

"Kalau nilai avtur turun kita bakal kembalikan lagi, lantaran fuel surcharge komponennya nilai avtur, sehingga nan kita putar di sini. Ini kondisinya (harga avtur) bisa naik turun," kata Menhub.

"Avtur ini kan naik turunnya relatif cukup cepat, misal kemarin minyak sudah di bawah 100, sehingga kita berambisi itu bisa kita turunkan," tambahnya. 

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com