Pete Hegseth.(Al Jazeera)
MENTERI Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, dilaporkan melakukan pertemuan mendadak dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Israel pada Senin (19/10). Kunjungan nan tidak diumumkan sebelumnya ini memicu spekulasi diplomatik dan militer nan signifikan.
Berdasarkan laporan dari dua sumber nan mengetahui masalah tersebut, pertemuan ini berjalan hanya delapan hari sebelum penyelenggaraan pemilihan umum di Israel. Selain momentum politik, kunjungan ini terjadi di tengah obrolan intensif antara AS dan Israel mengenai kemungkinan dimulai kembali operasi tempur besar-besaran terhadap Iran.
Pertemuan Strategis di Pangkalan Udara Ovda
Pertemuan antara Hegseth dan Netanyahu dilaporkan berjalan di Pangkalan Udara Ovda nan terletak di wilayah selatan Israel. Lokasi ini mempunyai nilai strategis krusial lantaran menjadi tempat pengerahan pesawat pengisi bahan bakar dan jet tempur milik Amerika Serikat.
Selain berjumpa dengan Netanyahu, Hegseth juga menyempatkan diri untuk menemui pasukan AS nan ditempatkan di pangkalan tersebut. Melalui unggahan di media sosial, Hegseth membagikan momen kunjungannya kepada pasukan Komando Pusat AS (Centcom), nan bertanggung jawab atas operasi militer di Timur Tengah, Asia Tengah, Asia Selatan, dan Mesir.
Catatan Redaksi: Hingga buletin ini diturunkan, pihak Pentagon dan Kedutaan Besar Israel menolak untuk memberikan komentar resmi. Kantor Perdana Menteri Israel juga belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi mengenai perincian pertemuan tersebut.
Kunjungan ini mempertegas koordinasi keamanan nan erat antara Washington dan Tel Aviv, terutama dalam menghadapi ketegangan regional nan terus meningkat di area Timur Tengah. (Axios/I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·