Menhaj: Perputaran Uang Haji dan Umrah Capai Rp78 Triliun

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan biaya penyelenggaraan ibadah haji dan umrah Indonesia diperkirakan mencapai Rp78 triliun setiap tahun.

Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta nilai ekonomi nan besar tersebut kudu memberi faedah nan lebih luas bagi masyarakat.

"Kalau saya ambil rata-rata 2 juta (jemaah umrah) dengan nilai nan berbeda-beda antara Rp25 juta sampai ada nan Rp100 juta, kita ambil nan Rp30 juta saja rata-rata, berfaedah Rp60 triliun. Rp60 triliun umrah, Rp18 triliun haji, berfaedah Rp78 triliun perputaran uang. Perputaran nan cukup besar dan Presiden berambisi ada nan dirasakan oleh masyarakat," kata Irfan saat membuka aktivitas CNN Indonesia Islamic Travel Connect di Jakarta, Rabu (29/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Irfan menjelaskan untuk mewujudkan sukses ekosistem ekonomi haji, pemerintah saat ini sedang menyusun sejumlah payung hukum, salah satunya rancangan peraturan pemerintah tentang penyelenggaraan ekosistem ekonomi haji dan umrah.

Ia mengatakan peraturan pemerintah itu nantinya diharapkan menjadi fondasi untuk membangun ekosistem ekonomi haji nan terintegrasi, sehingga faedah ekonominya bisa lebih luas.

Kementerian Haji juga mulai mengembangkan platform digital untuk mendukung ekosistem ekonomi haji.

Salah satunya melalui platform unik oleh-oleh haji nan diharapkan dapat menjadi ruang kerjasama antara pelaku upaya nasional dengan kebutuhan para jemaah.

"Kita berambisi jemaah haji tidak perlu lagi membeli oleh-oleh di sana. Kita harapkan membeli oleh-olehnya melalui platform kita di sini. Barangnya juga sama, peralatan di sana pun sebagian besar adalah produk dalam negeri, sehingga kita upayakan tidak perlu ke sana, lantaran artinya membuang duit kita di sana. Kita harapkan duit jemaah haji sebagian besar bisa dibelanjakan di tanah air," ujar dia.

(fra/yoa/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional