Jakarta -
Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf mengenai persoalan tak sedikit petugas haji nan visa hajinya tak terbit hingga dibatalkan menjelang keberangkatan haji akhir April. Irfan mengatakan persoalan itu semata hambatan teknis.
Hal itu disampaikan dalam konvensi pers berbareng Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang ada laporan tentang jika saya sampaikan tadi, semua jemaah sudah keluar visanya. Petugas haji ada beberapa puluh ada 325 nan belum keluar visanya," kata Irfan.
Irfan menuturkan kementeriannya telah melakukan investigasi mengenai masalah tersebut. Menurutnya, persoalan itu berkarakter teknis nan muncul saat pengurusan visa haji.
"Kita cek, kita investigasi, hambatan teknis. Kendala teknis itu mungkin kita memasukkan datanya ini kurang jelas, waktu memotret paspornya kurang sesuai dengan standar," ujarnya.
Meski begitu, Irfan memastikan kementeriannya bakal mengatasi persoalan tersebut agar para petugas haji dapat segera berangkat.
"Tapi kita kejar itu mereka bisa berangkat pada waktunya. Dan kami sudah tahu itu, kita mendapatkan laporan tentang hambatan nan dialami beberapa petugas haji kita," kata dia.
(fca/dhn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·