Menghapus Aplikasi di Windows Ternyata Tidak Selalu Benar-Benar Menghapusnya, Kok Bisa?

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Sebagai pengguna Windows, selama ini mungkin banyak dari kita mengira bahwa ketika menekan tombol Uninstall di Windows, maka aplikasi tersebut langsung betul-betul lenyap dari komputer.

Namun kenyataannya tidak selalu seperti itu guys, terlebih unik untuk nan dipasang melalui Microsoft Store alias menggunakan format MSIX, proses penghapusannya sedikit berbeda dibanding aplikasi Windows klasik.

Yang bisa dibilang, meskipun terlihat sudah lenyap dari Start Menu dan daftar aplikasi, bukan berfaedah seluruh file aplikasinya ikut terhapus.

Tapi Kenapa Bisa Begitu?

Nah perlu diketahui, aplikasi Windows modern nan menggunakan format MSIX mempunyai sistem instalasi nan berbeda dibanding installer klasik seperti MSI alias EXE.

Jika aplikasi klasik biasanya langsung menghapus file, folder, registry, dan seluruh komponennya saat di-uninstall, MSIX justru memisahkan proses tersebut menjadi beberapa tahapan.

Yang menurut penjelasan Microsoft, prosesnya terdiri dari Stage > Register > Deregister > Destage.

  • Stage, ialah menyalin file aplikasi ke penyimpanan.
  • Register, ialah menghubungkan aplikasi ke akun pengguna.
  • Deregister, ialah memutus hubungan aplikasi dari akun pengguna.
  • Destage, ialah betul-betul menghapus file aplikasi dari penyimpanan

Baca Juga : Posisi Taskbar Kini Sudah Bisa Dipindah di Windows Insider!

Yang dengan kata lain, ketika kita menekan tombol Uninstall, Windows sebenarnya hanya menjalankan proses Deregister terlebih dahulu. Sedangkan proses Destage nan betul-betul menghapus file aplikasi baru bakal dilakukan jika Windows percaya bahwa tidak ada lagi komponen lain nan tetap memerlukan file tersebut.

Bisa Jadi Masih Ada File Sisa di Windows

Nah inilah nan sering membikin pengguna bingung. Misalnya Anda menghapus sebuah aplikasi dari Microsoft Store, tetapi kapabilitas penyimpanan rupanya tidak bertambah sebanyak nan diharapkan.

Terkait perihal tersebut, bukan berfaedah proses uninstall gagal, namun Windows hanya menghapus hubungan aplikasi dengan akun pengguna (Deregister), sementara file aplikasinya bisa saja tetap tetap tersimpan jika tetap dibutuhkan oleh komponen lain.

Contoh paling sederhana adalah ketika sebuah PC mempunyai lebih dari satu akun pengguna, misalkan akun A menghapus aplikasi tertentu, namun akun B tetap menggunakan aplikasi nan sama.

Dalam kondisi seperti ini, Windows tidak bakal langsung menghapus file aplikasi tersebut lantaran tetap diperlukan oleh akun lain, dan nan menarik, kondisi ini apalagi bisa terjadi meskipun di komputer hanya terdapat satu akun pengguna.

Kenapa?, lantaran beberapa komponen seperti .NET Runtime, Visual C++ Redistributable, maupun Windows App SDK juga dikemas menggunakan format MSIX dan digunakan berbareng oleh banyak aplikasi, nan berfaedah jika Anda menghapus Aplikasi A tetapi Aplikasi B tetap menggunakan framework nan sama, maka Windows bakal tetap menyimpan komponen tersebut dan tidak menjalankan proses Destage.

Tapi Apakah Pengguna Harus Khawatir?

Jika dilihat sih memang mungkin agak asing dan mungkin banyak pengguna mulai menilai jelek pendekatan ini, namun sebenarnya sistem ini memang dirancang untuk menjaga efisiensi dan kompatibilitas.

Jadi daripada kudu menghapus lampau mengunduh ulang framework nan sama setiap kali pengguna memasang aplikasi baru, Windows memilih mempertahankan komponen nan tetap digunakan.

Selain membikin proses instalasi berikutnya menjadi lebih cepat, langkah ini juga mengurangi akibat munculnya error akibat ada komponen berbareng nan ikut terhapus.

Tapi gimana menurutmu? apakah Anda suka dengan pendekatan ini alias justru mendingan langsung hapus saja sepenuhnya untuk menghemat storage? Komen di bawah ya guys.

Via : Microsoft


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com