Jakarta -
Peta Equal Earth menjadi perhatian setelah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mendorong penggunaan proyeksi peta nan dapat menggambarkan ukuran benua secara lebih proporsional. Peta ini menawarkan langkah berbeda dalam memandang permukaan Bumi.
Lantas, apa itu Equal Earth dan bedanya dengan peta proyeksi Mercator yang selama ini banyak digunakan? Berikut info mengenai karakter peta Equal Earth, perbedaannya dengan Mercator, penjelasan PBB tentang penggunaannya, hingga langkah mengakses peta tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Peta Equal Earth?
Peta Equal Earth merupakan proyeksi peta bumi nan dirancang untuk menunjukkan luas wilayah secara lebih proporsional. Proyeksi ini dikembangkan oleh Bojan Šavrič dari Esri, Tom Patterson dari Layanan Taman Nasional Amerika Serikat, dan Bernhard Jenny dari Universitas Monash.
Equal Earth dibuat sebagai pengganti dari proyeksi Gall-Peters nan sebelumnya digunakan sejumlah sekolah dan golongan nan memperhatikan rumor keadilan dalam penggambaran wilayah. Peta ini membantu menunjukkan ukuran negara dan benua sesuai komparasi luas sebenarnya, termasuk wilayah tropis dan bagian bumi utara.
Peta Equal Earth mempunyai beberapa karakter utama, yaitu:
- Bentuk keseluruhan mirip proyeksi Robinson, tetapi Equal Earth mempertahankan luas wilayah secara akurat.
- Sisi peta melengkung untuk menggambarkan corak Bumi nan bulat.
- Garis lintang lurus sehingga lebih mudah memandang posisi suatu wilayah terhadap garis khatulistiwa.
Perbandingan antara proyeksi Equal Earth dan Gall-Peters (Foto: Equal Earth)
Bentuk keseluruhan Equal Earth mirip dengan proyeksi Robinson. (Foto: Equal Earth)
Apa Bedanya Equal Earth dan Mercator?
Perbedaan utama Equal Earth dan Mercator terletak pada langkah keduanya menggambarkan luas wilayah. Equal Earth mempertahankan komparasi luas daratan, sedangkan Mercator lebih mengutamakan ketepatan arah sehingga sejak awal banyak digunakan untuk kebutuhan navigasi.
Menurut PBB, akibat dari karakter Mercator adalah wilayah nan semakin jauh dari khatulistiwa terlihat semakin besar. PBB mencontohkan, Greenland dapat terlihat nyaris sebesar Afrika, padahal luas Afrika sekitar 14 kali lebih besar.
Penjelasan PBB soal Peta Equal Earth
Majelis Umum PBB pada 4 September 2026 mengesahkan resolusi nan mendorong pemerintah, sekolah, organisasi internasional, dan perusahaan teknologi menggunakan Equal Earth serta proyeksi equal-area lainnya ketika komparasi luas wilayah menjadi perihal penting.
PBB menegaskan bahwa "resolusi tersebut tidak melarang proyeksi Mercator alias mewajibkan penggantinya." Setiap proyeksi mempunyai kegunaan dan keterbatasan lantaran permukaan Bumi nan bulat tidak dapat digambarkan secara sempurna dalam bagian datar.
Dalam laman resminya, PBB juga menuliskan bahwa "peta membentuk pemahaman kita tentang dunia". Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Togo Robert Dussey nan menjadi salah satu tokoh dalam kampanye penggunaan peta nan lebih proporsional.
Dussey juga menegaskan tujuan perubahan tersebut melalui pernyataannya, "Peta nan setara tidak mengubah pengetahuan permukaan bumi dunia, tetapi mengubah langkah kita memandang dunia." PBB menyebut resolusi ini berkarakter tidak mengikat sehingga Mercator tetap dapat digunakan untuk kebutuhan nan sesuai, terutama navigasi.
Cara Akses dan Unduh Peta Equal Earth
Peta Equal Earth dapat diakses secara cuma-cuma melalui situs resminya. Situs tersebut menyediakan beberapa jenis peta bumi nan dapat diunduh, termasuk peta nan berpusat pada Afrika dan Eropa, Benua Amerika, serta Asia Timur dan Australia.
Cara mengaksesnya sebagai berikut:
- Buka situs Equal Earth di equal-earth.com
- Pilih jenis peta berasas wilayah pusat nan diinginkan.
- Pilih format alias jenis peta nan tersedia.
- Unduh file peta untuk disimpan alias dicetak.
Peta bumi proyeksi Equal Earth (Foto: Equal Earth)
Situs Equal Earth menyebut peta tembok tersebut tersedia secara cuma-cuma dan berada dalam public domain. Pengguna juga diperbolehkan mencetak, memodifikasi, serta menggunakan kembali peta sesuai ketentuan nan tercantum di situs tersebut.
(wia/zap)
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·