Mengenal Desa Patak Banteng di Dieng, Mitra Bakti BCA

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Wonosobo -

PT Bank Central Asia Tbk alias BCA menggandeng Desa Patak Banteng, salah satu desa di dataran tinggi Dieng Jawa Tengah. Desa Patak Banteng masuk dalam program Bakti BCA.

Desa Patak Banteng juga dipilih menjadi salah satu letak penyelenggaraan program Genera-Z Berbakti 2026. Program ini merupakan call for proposal untuk golongan mahasiswa dan mahasiswi melakukan pengabdian masyarakat di letak desa bimbingan Bakti BCA.

Sepanjang Juli 2026, salah satu tim mahasiswa nan menjadi pemenang program bakal melakukan live in dan mengimplementasikan penemuan sosial demi kemajuan desa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BCA berkomitmen untuk meningkatkan daya tarik wisata dan mengakselerasi perekonomian lokal secara berkelanjutan. Oleh lantaran itu, kami senantiasa mendorong setiap Desa Bakti BCA untuk menonjolkan karakter uniknya. Melalui strategi pendampingan menyeluruh, mulai dari pembinaan, peningkatan kapabilitas SDM, hingga ekspansi akses pasar, kami mau memastikan seluruh desa bimbingan dapat naik kelas menjadi organisasi nan unggul dan berdaya," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, Kamis (11/6/2026).

Di sisi lain, Desa Patak Banteng menyimpan kekayaan budaya nan tetap hidup dan dilestarikan masyarakatnya. Salah satu tradisi nan paling menonjol adalah Baritan Terang Bulan, upacara budaya nan digelar setiap bulan Suro pada malam ke-10 dalam penanggalan Jawa.

Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur atas hasil panen sekaligus angan untuk keselamatan dan kesejahteraan desa. Desa ini juga merawat Tari Patak Lengger, sebuah tarian tradisional nan menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.

Potensi alam di desa ini juga mempunyai sejumlah komoditas unggulan. Dengan memanfaatkan kesuburan komoditas vulkanik Dieng, para pelaku upaya lokal sukses meramu buah endemik pepaya gunung (carica) menjadi manisan segar nan mendunia.

Selain itu, udara dingin lereng Gunung Prau juga melahirkan produktivitas minuman herbal tradisional nan terbuat dari tanaman purwoceng (Pimpinella pruatjan). Minuman nan tersohor dengan julukan 'Ginseng Jawa' ini berguna penghangat tubuh, meningkatkan vitalitas, serta melancarkan peredaran darah.

Terakhir, Dieng mempunyai komoditas unggulan ialah kentang nan diolah menjadi produk camilan. Kentang kuning dari dataran tinggi ini berkadar air rendah dan bertekstur pulen. Berkat kualitasnya nan tidak mudah hancur saat dimasak, kentang ini sangat ideal diolah menjadi keripik, perkedel, kentang mustofa, maupun camilan unik lainnya.

(hns/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance