Mengenal ALTNV, Virus Baru dari Caplak yang Ditemukan di Tiongkok

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Mengenal ALTNV, Virus Baru dari Caplak nan Ditemukan di Tiongkok Ilustrasi.(Magnific)

PENELITI di Tiongkok sukses mengidentifikasi virus baru nan berangkaian dengan paparan caplak. Virus nan diberi nama Asian longhorned tick nairovirus (ALTNV) ini ditemukan melalui penelitian terhadap pasien nan mengalami indikasi demam setelah mempunyai riwayat kontak dengan caplak.

Temuan mengenai ALTNV telah dipublikasikan dalam jurnal medis bergengsi, The New England Journal of Medicine (NEJM). Penelitian tersebut dilakukan melalui pengawasan berbasis rumah sakit di Tiongkok, menyasar pasien nan menunjukkan indikasi klinis menyerupai penyakit nan ditularkan melalui caplak.

Identifikasi dan Karakteristik Virus

Dalam proses studinya, para intelektual menggunakan metode pengurutan genetik untuk mengidentifikasi patogen nan sebelumnya belum dikenal. Hasil kajian menunjukkan bahwa ALTNV merupakan virus baru nan masuk dalam genus Orthonairovirus dan famili Nairoviridae.

Analisis genetik lebih lanjut memperlihatkan bahwa virus ini mempunyai perbedaan signifikan dengan jenis lain nan sudah dikenal dalam golongan virus tersebut. Peneliti juga sukses mengisolasi virus dari sampel pasien, nan memungkinkan dilakukannya karakterisasi lebih mendalam terhadap sifat-sifat patogen ini.

Gejala dan Risiko Penularan

Pasien nan terinfeksi ALTNV umumnya mempunyai riwayat paparan caplak dan mengalami indikasi utama berupa demam. Namun, seperti jangkitan virus pada umumnya, indikasi nan muncul dapat bervariasi pada setiap individu. Peneliti menekankan pentingnya pengawasan medis bagi pasien nan mengalami demam setelah terkena gigitan caplak.

Meskipun virus ini telah ditemukan, para mahir menyatakan bahwa keberadaan ALTNV tidak berfaedah setiap gigitan caplak bakal berujung pada infeksi. Risiko penularan dipengaruhi oleh beberapa aspek kunci, antara lain:

  • Jenis caplak nan menggigit.
  • Keberadaan patogen di dalam tubuh caplak tersebut.
  • Wilayah geografis tempat paparan terjadi.

Langkah Pencegahan

Mengingat caplak dapat membawa beragam jenis patogen berbahaya, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah pencegahan dasar, terutama saat berada di wilayah berumput alias rimba nan menjadi kediaman populasi caplak. Beberapa langkah nan disarankan meliputi:

  • Menggunakan busana tertutup nan menutupi kulit saat beraktivitas di alam terbuka.
  • Melakukan pemeriksaan tubuh dan busana secara menyeluruh setelah beraktivitas di luar ruangan untuk memastikan tidak ada caplak nan menempel.
  • Segera melakukan pemeriksaan ke akomodasi kesehatan jika mengalami demam alias keluhan kesehatan lainnya setelah mengalami gigitan caplak.

Penemuan ALTNV menjadi pengingat bahwa penelitian mengenai penyakit nan ditularkan melalui caplak (tick-borne diseases) terus berkembang. Saat ini, penelitian lanjutan tetap diperlukan untuk memahami pola penularan, tingkat risiko, serta akibat jangka panjang virus ini terhadap kesehatan manusia secara menyeluruh. (The New England Journal of Medicine/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia