Mengapa Nafsu Makan Sulit Dikontrol Saat Berbuka Puasa?

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Mengapa Nafsu Makan Sulit Dikontrol Saat Berbuka Puasa?

Mengapa Nafsu Makan Sulit Dikontrol Saat Berbuka Puasa? (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Banyak orang merasa susah mengendalikan nafsu makan saat waktu berbuka tiba setelah seharian menjalani puasa di bulan Ramadan. Kondisi ini sering membikin seseorang makan dalam porsi besar, memilih makanan tinggi gula dan lemak, alias makan terlalu sigap tanpa disadari.

Jika kebiasaan tersebut terus dilakukan, pola berbuka nan tidak seimbang dapat menimbulkan beragam masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan hingga meningkatkan akibat Diabetes dan Kolesterol Tinggi.

Mengapa Kita Cenderung “Balas Dendam” Saat Berbuka?

Secara fisiologis, tubuh nan berpuasa selama berjam-jam mengalami perubahan hormon nan mengatur rasa lapar dan kenyang. Salah satu hormon utama nan berkedudukan adalah Ghrelin, nan sering disebut sebagai hormon lapar.

Kadar ghrelin meningkat ketika lambung kosong dan bakal mengirim sinyal ke otak bahwa tubuh memerlukan energi. Karena itu, menjelang waktu berbuka rasa lapar biasanya terasa jauh lebih kuat dibandingkan pada waktu makan biasa.

Selain itu, tubuh juga berada dalam kondisi defisit daya setelah tidak menerima asupan makanan dan cairan dalam waktu lama. Ketika makanan akhirnya tersedia, otak secara alami mendorong tubuh untuk segera mengganti daya nan hilang. Dorongan ini sering muncul sebagai kemauan makan dalam jumlah banyak sekaligus.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin women lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com