Mengapa 21 April Diperingati sebagai Hari Kartini?

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 21 April 2026 |19:22 WIB

Mengapa 21 April Diperingati sebagai Hari Kartini?

Mengapa 21 April Diperingati sebagai Hari Kartini? (Foto: Okezone)

JAKARTA — Tanggal 21 April setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kartini. Penetapan ini merujuk pada hari kelahiran Raden Ajeng Kartini nan lahir pada 21 April 1879 di Jepara.

Peringatan Hari Kartini mulai ditetapkan secara resmi sejak 1964. Tujuannya adalah untuk mengenang perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kewenangan perempuan, khususnya dalam memperoleh pendidikan nan setara dengan laki-laki.

Kartini hidup pada masa penjajahan, ketika wanita terutama dari kalangan pribumi mempunyai keterbatasan dalam mengakses pendidikan. Kondisi sosial saat itu menempatkan wanita pada ruang mobilitas nan sempit, sehingga susah berkembang secara intelektual maupun sosial.

Perjuangan Kartini

Meski menghadapi beragam keterbatasan, Kartini tetap berupaya memperluas wawasan dengan membaca kitab dan menjalin korespondensi dengan sahabat-sahabatnya di Eropa. Dari sanalah lahir pemikiran-pemikiran progresif tentang pentingnya pendidikan dan kesetaraan bagi perempuan.

Gagasan Kartini kemudian dikenal luas melalui kumpulan suratnya nan dibukukan oleh J.H. Abendanon dengan titel Door Duisternis Tot Licht alias nan dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai Habis Gelap Terbitlah Terang.

Melalui pemikirannya, Kartini sukses membuka pandangan baru tentang peran wanita dalam masyarakat. Karena itu, peringatan Hari Kartini bukan sekadar mengenang sosoknya, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk kesetaraan kelamin tetap perlu dilanjutkan hingga saat ini.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan buletin terbaru dan terpercaya seputar bumi perempuan. Dapatkan info terkini tentang style hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com