Destinasi Situ Gunung, berlokasi di Kadudampit, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tetap berada dalam area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.(Dok Situ Gunung Bridge)
Tak terpaut jauh dari Ibu Kota, ada hamparan alam nan menyajikan pengalaman nan lengkap, mulai nan menerbitkan adrenalin, hingga hijau nan syahdu. Bonusnya, sasaran jumlah langkap tercapai!
Akhir pekan ini, mari menikmati menikmati alam, melangkah kaki sembari menikmati segarnya pemandangan sawah, kebun, hingga pepohonan tinggi. Ada rute nan sedikit menanjak, namun targetnya lebih pada jumlah langkah kaki nan diraih, serta pengalaman menikmati alam dengan sensasi nan berbeda.
Destinasi Situ Gunung, berlokasi di Kadudampit, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tetap berada dalam area Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Dari Jakarta, saat lampau lintas lengang, jarak nan ditempuh bisa mencapai 3 jam. Arahkan petunjuk peta menuju wilayah Kadudampit. Namun, sekarang muncul pula style berekreasi ke Sukabumi menggunakan kendaraan umum, nan memadukan kereta api, angkot, hingga ojek nan disebut lebih menantang dan kaya cerita.
Di gerbang masuk, diharuskan bayar Rp27.000 di hari kerja dan Rp37.000 di akhir pekan dan tanggal merah serta beragam paket wisata nan dihargai mulai Rp140.000 hingga Rp370.000, nan meliputi makanan dan minuman, destinasi nan dituju, serta aktivitas nan dipilih. Opsinya adalah berkemah, mengunjungi danau, air terjun, jembatan gantung, hingga menginap di villa.
Namun, tentu saja ikon di sini adalah Jembatan Gantung alias Supension Bridge, nan dibuka sejak 2018, serta menyendang predikat sebagai jembatan gantung terpanjang di Indonesia apalagi di Asia. Panjangnya sekitar 240 meter dengan lebar 2 meter dan ketinggian sekitar 120-150 meter di atas lembah. Saat melintas, Anda bakal dipasangi perangkat pengaman. Sambil menunggu giliran, di sini tersedia kafe buat menikmati kopi alias teh hangat serta camilan nan sedap.
Letak jembatan gantung ini sekitar 500 meter dari pintu masuk utama. Jembatan terbuat dari sling baja nan sangat kuat dengan kayu ulin nan terkenal kekuatannya. Bayangkan melintasi kanopi rimba tropis nan lebat dan menghijau sejauh mata memandang.
Usai adrenalin dipacu, turun dari jembatan, penjelajahan bersambung menuju Curug Sawer. Jalurnya condong menurun dan diperlukan waktu sekitar 20-30 menit untuk mencapainya. Di sini pun tersedia jenis warung nan dikelola masyarakat.
Di sini, sensasinya terasa mirip di musim hujan. Cipratan air terjun nan deras meluncur menyerupai gerimis. Ada pula asap putih nan keluar di bawahnya.
Puas menkmati Curug Sawer, langkahkan Kembali kaki menuju danau, pilihannya melewati jembatan gantung Kembali alias melalui bumi perkemanan, sekitar 30 menit saja. Ada banyak tanaman dan pohon-pohon tinggi nan sosoknya megah memikat di sepanjang jalan. Di tengah perjalanan, Anda juga bisa menyambangi wahana flying fox dengan tarif Rp75.000 per orang.
Sesampainya di Danau Situ Gunung, Anda bakal menemukan ketenangan dan kesejukan. Paling enak-enak buat berlama-lama di sini, menikmati desau angin, menikmati waktu nan melambat.
Setelah puas menenggelamkan diri dalam keheningan, maka perjalanan di Situ Gunung bisa diakhiri, alias justru disambung dengna kisah berkemah di pinggir danau. Dalam satu hari, jumlah langkah kaki mengeksplorasi bisa mencapai 12.000, keren kan! (X-6)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·