Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Program Bedah Rumah di Bantul

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian berbareng Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau langsung penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) alias bedah rumah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (4/6).

Peninjauan lapangan ini turut dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana Sulistya, Kepala BPS Amalya Adininggar Widyasanti, serta sejumlah pejabat mengenai lainnya.

Rombongan menyambangi salah satu rumah penduduk penerima support nan kondisinya dinilai sangat tidak layak huni. Rumah tersebut tetap berdinding anyaman bambu nan telah lapuk, berlantai tanah, serta hanya berdiri di atas susunan batu tanpa semen sebagai fondasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, rumah tersebut telah dihuni sejak 1984 dan selama ini belum pernah tersentuh support perbaikan. Warga penerima juga tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam perbincangan dengan penunggu rumah, Mendagri menyampaikan rasa syukur lantaran rumah tersebut akhirnya bakal segera mendapatkan support perbaikan melalui program BSPS.

"Alhamdulillah," ujar Mendagri saat meninjau rumah penerima support di Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Kabupaten Bantul.

Tito menjelaskan, program BSPS tidak hanya difokuskan pada rumah tidak layak huni di wilayah perkotaan dan pedesaan, tetapi juga menyasar area perbatasan nan selama ini belum banyak tersentuh pembangunan.

Ia menegaskan, pembangunan rumah tidak layak huni di wilayah perbatasan bukan hanya untuk pemerataan pembangunan. Namun, kebijakan ini bermaksud memperkuat pertahanan negara di wilayah perbatasan melalui penguatan rasa cinta Tanah Air masyarakat setempat.

"Jadi [Menteri PKP] Pak Ara sudah mengalokasikan 15.000 untuk wilayah perbatasan. Ada 40 lebih kabupaten perbatasan nan selama ini mungkin jarang tersentuh," ujar Mendagri.

Mendagri berbareng Menteri PKP juga telah mengunjungi langsung rumah tidak layak huni di wilayah perbatasan. Salah satu wilayah tersebut adalah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) nan belum lama ini diterjang banjir bandang sehingga merusak sejumlah rumah.

"Kena banjir bandang ratusan rumah rusak. Itu sudah kita datangin dan program itu (BSPS) nyaris 600-an rumah di sana, sekarang [pelaksanaan programnya] lagi jalan," ujarnya.

Sebagai informasi, selain meninjau rumah tidak layak huni di Kabupaten Bantul, rombongan juga berbincang secara virtual dengan sejumlah penerima support BSPS di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam kesempatan itu juga dilakukan peresmian secara simbolis penyelenggaraan Program BSPS di Daerah Istimewa Yogyakarta.

(ory/ory)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional