Menbud Dorong Klenteng See Hin Kiong Jadi Cagar Budaya Tingkat Nasional

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon meninjau Klenteng See Hin Kiong di Kota Padang, Sumatera Barat. Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kebudayaan untuk melestarikan peninggalan rumah ibadah berhistoris di wilayah Sumatera Barat.

Fadli menjelaskan Klenteng See Hin Kiong merupakan bentuk nyata dari akulturasi budaya Tionghoa di Tanah Minang nan menonjolkan kekayaan budaya setempat. Menurutnya, perjalanan sejarah Klenteng See Hin Kiong menjadi upaya berkepanjangan dalam memperkuat keberagaman serta memperkaya khazanah warisan budaya di Padang.

"Klenteng See Hin Kiong merupakan salah satu klenteng tertua di wilayah Padang. Klenteng ini diperkirakan dibangun pada tahun 1841, di mana kelenteng See Hin Kiong ini tentu mempunyai nilai historis dan nilai sejarah nan krusial lantaran merupakan bentuk nyata akulturasi budaya," ungkap Fadli dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kunjungannya, Fadli juga menegaskan percepatan pengusulan Klenteng See Hin Kiong menjadi cagar budaya tingkat nasional. Pengusulan tersebut bakal dilakukan setelah proses revitalisasi berlangsung, termasuk di antaranya melakukan kajian mendalam mengenai nilai historis dan sosial-budaya Klenteng See Hin Kiong.

"Dulu, Klenteng See Hin Kiong pernah terbakar di tahun 1860-an, tapi kemudian sudah direnovasi kembali di tahun 1890 dan sudah menjadi cagar budaya di tingkat provinsi. Namun kita harapkan klenteng ini segera menjadi cagar budaya tingkat nasional," ungkap Fadli.

Selain studi empiris, Fadli turut mendorong pendokumentasian sejarah Klenteng See Hin Kiong guna memetakan cagar budaya dan rumah ibadah di Nusantara. Langkah tersebut dinilai krusial, mengingat eksistensi klenteng See Hin Kiong telah terekam kuat dalam pengarsipan visual awal era Hindia Belanda, termasuk melalui karya ahli foto pionir Woodbury dan Page pada kisaran tahun 1857.

Mengakhiri kunjungan, Fadli berambisi adanya sinergi antara Kementerian Kebudayaan dengan pemerintah wilayah dalam pelestarian Klenteng See Hin Kiong.

"Kita bakal revitalisasi kelenteng ini bersama-sama, tapi tentu dengan perencanaan nan matang. Setelah revitalisasi, kita harapkan Klenteng See Hin Kiong ini bisa menjadi living heritage, museum, sekaligus destinasi budaya dan wisata," ucap Fadli.

Senada, Ketua Klenteng See Hin Kiong, Tan Kim Siong menyatakan dukungannya terhadap pelestarian rumah ibadah di Kota Padang, termasuk Klenteng See Hin Kiong.

Ia mengatakan Klenteng See Hin Kion merupakan rumah ibadah serta bukti nyata memori kolektif masyarakat Tionghoa di Kota Padang. Arsitektur khasnya merepresentasikan akulturasi budaya nan dinamis, sekaligus menjadi pusat pengembangan nilai-nilai spiritual dan tradisi nan diwariskan lintas generasi.

Sebagai informasi, turut datang dalam peninjauan ini, Wali Kota Padang, Fadly Amran; Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Primayuda; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Sumatera Barat, Nurmatias.

(akd/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News