
Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 menjangkau seluruh provinsi di Indonesia. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 menjangkau seluruh provinsi di Indonesia guna mengakhiri konsentrasi peserta magang nan selama ini tetap terpusat di kota-kota besar di Pulau Jawa.
Untuk mewujudkan pemerataan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan penguatan ekosistem magang di daerah. Strateginya dimulai dengan pemetaan sasaran setiap provinsi berasas sektor unggulan dan kapabilitas industri, serta memperbanyak mitra penyelenggara pemagangan, baik dari kalangan perusahaan maupun lembaga pemerintah.
“Dari info MagangHub, saat ini memang tetap banyak penumpukan magang di Pulau Jawa. Kita mau agar ini tersebar dan ada di setiap provinsi,” kata Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Rabu (25/2/2026).
Ia menambahkan, setiap wilayah didorong mempunyai jumlah mitra aktif, mentor nan siap membimbing, serta rencana pembelajaran nan jelas agar kualitas program tetap terjaga meski cakupannya diperluas.
“Kita tetapkan peta sasaran per provinsi nan realistis, berbasis sektor unggulan dan kapabilitas industri daerah, bukan sekadar pemerataan angka,” ujarnya.
Yassierli juga menekankan agar proses pemilihan tempat magang melalui MagangHub dibuat lebih setara bagi semua daerah. Peserta tetap bebas memilih perusahaan tujuan, namun pemerintah bakal mendorong perusahaan di luar Pulau Jawa agar lebih mudah ditemukan di platform dan lebih menarik untuk dipilih, terutama nan mempunyai standar pembinaan nan baik.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·