Menag Tegaskan Tak Calonkan Diri Jadi Ketum PBNU

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan sambutan saat menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan dalam Rangka HUT ke-81 RI di area Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2026). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar memastikan dirinya tidak ikut dalam kontestasi pemilihan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Nasaruddin nan juga Rais Syuriyah PBNU itu mengatakan, dirinya mau konsentrasi bekerja sebagai Menteri Agama. Sehingga dia tidak berkeinginan mencalonkan diri sebagai Ketua PBNU.

"Sehubungan dengan muktamar NU nan sedang sedang berlangsung, lantaran saya sadar betul bahwa tugas saya sebagai Menteri Agama begitu berat dan begitu luas dan kudu kami selesaikan. Maka nan terbaik untuk saya untuk pengembangan Kementerian Agama ke depan alias juga termasuk NU lebih baik saya berkonsentrasi di Kementerian Agama tanpa kudu meninggalkan konsen saya ke Nahdlatul Ulama," ujar Nasaruddin dalam keterangan video, Jumat (28/8).

Ia juga membantah berita dirinya hendak mengundurkan diri sebagai Menteri Agama. Ia menegaskan tidak pernah ada niat seperti itu.

"Ada perihal nan mau saya klarifikasi, muncul di beberapa media sosial saya katanya telah mengundurkan diri sebagai Menteri Agama. Saya nyatakan itu tidak betul tidak pernah kami melakukan perihal seperti itu," jelas dia.

Pembukaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

Imam Besar Masjid Istiqlal itu menyampaikan permohonan maaf kepada teman-teman wilayah nan sudah memberikan support kepada dirinya untuk maju sebagai Ketua PBNU.

"Maka dengan demikian saya minta maaf kepada teman-teman dari beragam wilayah nan mungkin telah mengimajinasikan saya untuk memimpin PBNU," ucap Nasaruddin.

Nasaruddin mendoakan agar Muktamar ke-35 NU dapat melangkah dengan lancar dan mendapatkan hasil terbaik.

"Mudah-mudahan muktamar ini melangkah lancar dan menghasilkan hasil-hasil muktamar nan lebih baik untuk bangsa khususnya untuk Nahdliyin," kata dia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan