Melalui Seni, Perayaan Waisak Sebarkan Pesan Damai dan Kebersamaan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Melalui Seni, Perayaan Waisak Sebarkan Pesan Damai dan Kebersamaan Ilustrasi(MI/HENDRI KREMER)

PERAYAAN Waisak 2570 BE/2026 di Maha Vihara Duta Maitreya Batam berjalan penuh khidmat melalui gelaran Malam Kesenian nan mengangkat tema Kasih Semesta, Minggu (31/5) malam.

Kegiatan nan digelar di Jalan Bukit Beruntung, Kelurahan Sungai Panas, Kecamatan Batam Kota tersebut menjadi wadah bagi umat Buddha dan masyarakat untuk merayakan Hari Raya Waisak melalui beragam pagelaran seni nan sarat makna.

Rangkaian aktivitas diawali dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta lagu wilayah "Batamku". Suasana semakin semarak saat para peserta menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari tembang, drama hingga tarian nan mengangkat pesan perdamaian, persaudaraan, dan keharmonisan.

Setiap penampilan nan ditampilkan menggambarkan nilai-nilai luhur Waisak, ialah cinta kasih, toleransi, serta kepedulian terhadap sesama. Melalui seni, pesan amal tersebut disampaikan secara menarik dan mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Malam kesenian tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat daerah. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, datang mewakili Pemerintah Kota Batam. Hadir pula Pimpinan Maha Vihara Duta Maitreya Batam, Pandita Wirya Chandra, Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Asmin Patros, serta Ketua Umum Dewan Pembina PSMTI Pusat, Eddy Hussy.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengapresiasi penyelenggaraan Malam Kesenian Waisak nan dinilainya tidak hanya menjadi bagian dari seremoni keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat nan majemuk.

"Melalui aktivitas seperti ini, pesan perdamaian, cinta kasih, dan persaudaraan dapat tersampaikan dengan baik. Ini sejalan dengan semangat Batam sebagai kota nan menjunjung tinggi kerukunan dan keberagaman," katanya.

Dalam sambutannya, perwakilan Maha Vihara Duta Maitreya Batam menegaskan bahwa seremoni Waisak tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Buddha, tetapi juga sarana memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan semangat hidup berdampingan secara selaras di tengah keberagaman.

Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi krusial bahwa seni bisa menjadi jembatan nan menyatukan beragam kalangan melalui pesan-pesan universal tentang kedamaian dan kemanusiaan.

Selain memperingati Hari Raya Waisak, malam kesenian tersebut juga menjadi arena mempererat hubungan antarumat berakidah dan memperkuat nilai toleransi nan selama ini tumbuh di Kota Batam sebagai kota nan majemuk.

Seluruh rangkaian aktivitas berhujung sekitar pukul 21.45 WIB. Perayaan berjalan tertib, aman, dan lancar serta meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta nan hadir. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia