Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto berbincang dengan Sekretaris Jenderal Partai Congresso Nacional da Reconstrucao de Timor (Partai CNRT) nan juga Wakil Perdana Menteri Timor Leste Francisco Kalbuadi Lay, di Kantor Pusat Partai CNRT, Dili, Rabu (3/6/2026) malam.
Partai CNRT merupakan salah satu partai politik terbesar dan penguasa pemerintahan saat ini di Timor Leste. Partai CNRT didirikan oleh mantan Presiden Xanana Gusmao pada Maret 2007.
Saat pertemuan, Hasto didampingi oleh Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi Andreas H. Pareira, Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan PDIP, Andi Widjajanto serta Direktur Luar Negeri PDIP, Hanjaya Setiawan.
Sekretaris Jenderal CNRT Francisco Kalbuadi Lay, berbareng jejeran pengurus, menyambut hangat tamu dari negara tetangga tersebut dengan mengalungkan tais, kain tenun tradisional Timor Leste. Francisco didampingi oleh sejumlah pengurus antara lain: Wakil Ketua Umum Gil da Costa Monteiro, Menteri Dalam Negeri Francisco da Costa Guterres, dan Wakil Sekjen Jasinto Rigoberto Gomes de Deus.
Dalam pertemuan nan berjalan akrab, kekeluargaan dan penuh nostalgia ini, Francisco menyampaikan bahwa Megawati dan Xanana Gusmao punya hati nan lapang dan pikiran jernih.
Disebutkannya, meski Indonesia dan Timor Leste punya sejarah kelam, namun kedua pemimpin lebih memilih untuk melupakan dan menatap ke depan. Sehingga mempermulus rekonsiliasi antara kedua negara, menciptakan hubungan Indonesia dan Timor Leste menjadi baik.
"Sehingga orang kagum dan memuji ketika memandang hasil rekonsiliasi ini. Orang Indonesia dan Timor Leste jika berjumpa sudah seperti saudara, melupakan dendam masa lampau dan bisa saling tertawa bersama," ujar Francisco.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·