
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026. (Foto: PSSI)
KETEGANGAN antara sepak bola Indonesia dan Thailand kembali memanas pasca-gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Media asal Thailand, BallThai, secara tegas menepis klaim nan menyebut Timnas Indonesia sebagai penguasa baru sepak bola Asia Tenggara.
Aksi saling sindir ini bermulai dari pernyataan optimistis bek Indonesia, Justin Hubner. Usai membawa skuad Garuda memenangi laga puncak, Hubner tanpa ragu menyatakan Timnas Indonesia adalah "raja sebenarnya" di area ASEAN.
Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi dari media massa Thailand. Salah satu portal buletin olahraga terkemuka, BallThai, menerbitkan ulasan unik nan menyajikan info dan statistik untuk mematahkan klaim pemain Indonesia tersebut.
"Hari ini, kita bakal memperjelas siapa raja sebenarnya di Asia Tenggara berasas info konkret," tulis BallThai dalam tulisan balasannya secara langsung terhadap pernyataan Hubner, dikutip Kamis (21/10/2026).
1. Rekor Gelar dan Ranking FIFA Jadi Senjata
Dalam argumennya, BallThai memaparkan kekuasaan sejarah Thailand nan memegang rekor tujuh kali juara Piala AFF. Koleksi trofi tersebut diraih pada jenis 1996, 2000, 2002, 2014, 2016, 2020, dan 2022, jauh melampaui raihan negara-negara tetangga.
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 (Foto: Okezone/Aldhi Chandra Setiawan)
Sebagai pembanding, Vietnam dan Singapura baru mengoleksi empat gelar juara, sementara Malaysia mempunyai satu trofi. Dominasi historis inilah nan dinilai media Thailand susah ditandingi oleh negara lain di kawasan.
Senada dengan BallThai, harian ternama Daily News juga menyuarakan pandangan serupa. Mereka menegaskan kendati kandas meraih trofi FIFA ASEAN Cup 2026, status Thailand sebagai tim nomor satu ASEAN tetap tak tergoyahkan.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·