Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah media asing menyoroti kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Rusia. Prabowo dilaporkan bakal berjumpa Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Senin (13/4/2026).
"Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan pada hari Sabtu bahwa minyak, nan mempunyai kepentingan strategis bagi bangsa Indonesia, bakal menjadi agenda pembicaraan," tulis media Prancis, AFP dalam tulisan berjudul "Indonesian president to meet Putin in Russia for oil talks".
"Beliau bakal berjumpa dengan Presiden Putin dan juga bakal membahas geopolitik dunia dan, tentu saja, situasi energi," tambah laman itu tetap mengutip Sugiono.
Sebelumnya, Prabowo juga melakukan kunjungan ke Korea Selatan (Korsel) dan Jepang. Dalam pidato pekan lalu, Prabowo menyebut melakukan perjalanan tersebut juga untuk mengamankan minyak.
"Seperti banyak negara lainnya, Indonesia berada di bawah tekanan kenaikan nilai minyak dunia akibat perang di Timur Tengah," tambah AFP.
"Ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini, di mana bahan bakar disubsidi besar-besaran, merupakan produsen minyak tetapi tetap menjadi importir bersih," muat laman itu lagi.
"Bulan lalu, pemerintah Prabowo mengumumkan penjatahan bahan bakar dan mewajibkan kebijakan bekerja dari rumah satu hari per minggu bagi pegawai negeri sipil untuk menghemat persediaan energi," katanya.
"Pemerintah berjanji tidak bakal meningkatkan nilai bahan bakar dalam waktu dekat."
Sebelumnya, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, mengatakan kepada wartawan pada bulan Maret bahwa negaranya terbuka untuk menjual minyak ke Indonesia. Indonesia sendiri telah berasosiasi dengan blok BRICS nan terdiri dari negara-negara berkembang termasuk Rusia dan China.
"Jika Indonesia membutuhkannya, beri tahu kami dan Anda bakal mendapatkannya," kata Tolchenov saat kedua negara bersiap untuk latihan militer campuran di pelabuhan Jakarta.
Laman Malaysia Bernama juga memuat pemberitaan nan sama. Media itu mengutip keterangan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Minggu.
"Menggambarkan pertemuan antara Prabowo dan Putin sebagai perihal nan krusial, Teddy mengatakan dua pemimpin diharapkan konsentrasi ke keamanan energi, melanjutkan kerja sama dengan pemerintah Rusia dan memastikan pasokan daya nan stabil, termasuk pasokan minyak," tulisnya dalam tulisan "Prabowo Departs for Moskow for Talks with Putin amid Evolving Global Dynamics".
"Ia mengatakan pembicaraan juga bakal meliputi perkembangan geopolitik global, di mana Indonesia diharapkan menyampaikan posisi strategisnya dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global."
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·