Nissan Evalia tetap menjadi salah satu pilihan MPV jejak bagi konsumen nan memerlukan mobil berkapasitas besar. Model ini mempunyai pilihan transmisi manual dan matik dengan karakter berkendara nan cukup berbeda, terutama pada respons tenaga.
Feri Hanzah, pemilik bengkel ahli Nissan dan Datsun Hanz Auto Service, mengatakan karakter tarikan menjadi salah satu perihal nan perlu dipahami pemilik Evalia. Respons tenaga pada jenis matik condong terasa lebih berat, terutama ketika mobil membawa banyak penumpang alias digunakan melewati tanjakan.
“Pakai Evalia matik kudu siap dengan 'kok lemot ya?'. Sebenarnya bukan lemot, tapi memang karakteristiknya seperti itu. Dengan bodi nan termasuk besar, dia hanya pakai mesin 1.500 cc,” kata Feri kepada kumparan saat ditemui di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (14/9).
Ia bilang, Evalia sejatinya merupakan jenis lebih ekonomis dari Serena C24, termasuk penggunaan mesin nan serupa dengan Livina. Serena sendiri mengandalkan mesin berkapasitas 2.000 cc dengan dimensi bodi nan tidak berbeda jauh.
Menurut Feri, keluhan tarikan berat pada Evalia, terutama unit bekas, tak selalu berasal pilihan transmisi. Ada pula aspek lain berupa kondisi aliran bahan bakar nan turut menentukan respons mesin saat pedal gas ditekan.
“Ini konteksnya mobil dalam kondisi normal ya. Kadang ada aspek lain nan bikin tarikan berat, misalnya filter bensin tersumbat. Kalau semuanya normal, dia memang agak berat, apaladi di tanjakan,” ucap laki-laki nan pernah menjadi mekanik senior Nissan pada tahun 2010-2021 itu.
Evalia sendiri dipasarkan di Indonesia pada Juni 2012 dengan tiga pilihan varian, ialah SV, ST, dan XV. Kehadirannya ditujukan guna mengisi celah antara Livina dan Serena.
Dapur pacunya mengandalkan mesin berkode HR15DE berkapasitas 1.498 cc, empat silinder segaris, 16 katup, berteknologi CVTC. Tenaga maksimum nan dikeluarkan sebesar 109 dk dengan torsi puncak 143 Nm.
Mobil tersebut mempunyai dimensi panjang 4.400 mm, lebar 1.695 mm, tinggi 1.850 mm, dan wheelbase 2.725 mm. Di pasar mobil jejak saat ini, Evalia dibanderol dari kisaran Rp 80 juta sampai Rp 130 jutaan.
"Kalau beli Evalia buat mobil perang ya, angkut-angkut segala macam, paling lezat ambil nan transmisi manual, itu lebih responsif. Misalnya takut pegal alias gimana, ambil nan matik, tapi kudu sabar-sabar," tutupnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·