Masker Laris Imbas Abu Anak Krakatau, Pramono Minta Pedagang Tak Getok Harga

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Masker menjadi peralatan nan banyak diburu penduduk di tengah kondisi abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau nan menyebar di beragam wilayah Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pedagang tidak memainkan nilai masker lantaran merupakan kebutuhan masyarakat.

Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta mendapat info adanya kelangkaan masker hingga kenaikan nilai di pasar. Dia meminta kondisi tersebut tidak dimanfaatkan untuk mengambil untung berlebihan.

"Saya minta untuk tidak inilah, ini kan menjadi kebutuhan publik, kebutuhan bersama. Jangan dipermainkan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta bakal tetap membantu masyarakat dengan membagikan masker di sejumlah tempat umum.

"Dan Pemerintah DKI Jakarta tetap bakal melakukan pembagian masker di tempat-tempat umum untuk membantu masyarakat nan membutuhkan," ujarnya.

Menurut Pramono, pembagian masker tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah pemerintah wilayah menangani akibat abu vulkanik nan tetap dirasakan di sejumlah wilayah Jakarta. Selain pembagian masker, Pemprov DKI tetap menjalankan operasi water mist.

Pramono meminta gedung-gedung nan mempunyai akomodasi water mist turut mengoperasikannya.

"Water mist itu terus kita lakukan sampai dengan besok. Dan kami apalagi sudah meminta kepada gedung-gedung nan mempunyai akomodasi untuk water mist, kami minta untuk bisa dilakukan itu," jelasnya.

(bel/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News