Masjid Al-Ikhlas Centre, Madjid Indonesia Pertama di Kanada Barat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Masjid Al-Ikhlas Centre, Madjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Masjid Al Ikhlas Center di Kanada Barat(Dok.Istimewa)

MASJID Al-Ikhlas Centre menjadi masjid pertama nan diinisiasi masyarakat Indonesia di Kanada Barat, resmi diresmikan sebagai simbol bahwa semangat gotong royong, wakaf, dan dakwah bangsa, Sabtu (1/8/2026) waktu Kanada. 

Masjid ini terwujud atas inisiatif Indonesian Muslim Community in Edmonton (IMCE), nan didukung penuh oleh aktivitas wakaf kolaboratif, lebih dari 200.000 wakif dari Indonesia dan beragam negara, serta support para influencer, mitra fundraising, organisasi diaspora, hingga jejeran lembaga dan korporasi.

Peresmian dilakukan oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Vancouver, Nina Kurnia Widhi, Dewan Pembina Cinta Quran Foundation Ustadz Fatih Karim, pengurus IMCE, serta publik figur Tanah Air, Nikita Willy dan suaminya Indra Priawan. Momen ini sekaligus menjadi puncak rangkaian roadshow dakwah Indonesia nan mengunjungi enam kota besar di Kanada. Selama roadshow tersebut, ribuan diaspora Indonesia dan masyarakat muslim mengikuti majelis ilmu, silaturahmi, serta aktivitas wakaf nan berpuncak pada berdirinya Masjid Al-Ikhlas Centre. 

"Meresmikan Masjid Al-Ikhlas Centre merupakan kebanggaan sekaligus momentum nan sangat bermakna. Saya menyaksikan perjalanan masjid ini sejak proses awal pembangunan hingga hari ini berdiri dengan indah. Semoga kehadirannya menjadi ruang nan mempererat persaudaraan, memperkuat peran masyarakat Indonesia di Kanada, sekaligus menjadi jembatan persahabatan Indonesia dan Kanada melalui nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan," ujar Nina Kurnia Widhi, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Vancouver. 

Masjid Al-Ikhlas Centre menjadi masjid ketiga di luar negeri nan sukses diwujudkan oleh Cinta Quran Foundation, setelah Jepang dan Australia. Kehadirannya menandai berdirinya tiga masjid Indonesia di tiga negara dan tiga benua, sekaligus mempertegas bahwa wakaf Indonesia bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat muslim di beragam bagian dunia. 

"Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah bangunan, tetapi meresmikan harapan. Masjid Al-Ikhlas Centre adalah bukti bahwa ketika umat bersatu, pemisah negara bukan lagi penghalang untuk menghadirkan manfaat. Wakaf tidak hanya membangun masjid, tetapi juga membangun peradaban nan bakal terus mengalirkan kebaikan lintas generasi," kata Ustadz Fatih Karim, Dewan Pembina Cinta Quran Foundation. 

Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid Al-Ikhlas Centre bakal dikembangkan sebagai Islamic Centre pertama Indonesia di Kanada Barat. Dengan kapabilitas sekitar 100 jamaah, pusat aktivitas ini bakal menjadi ruang pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan keluarga, pengembangan generasi muda, jasa sosial, pemberdayaan komunitas, hingga perbincangan lintas budaya nan memperkuat harmoni di tengah masyarakat Kanada nan multikultural.  (H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia