Manfaat Vaksin untuk Cegah Kanker dan Penyakit Kronis Lain

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Manfaat Vaksin untuk Cegah Kanker dan Penyakit Kronis Lain Ilustrasi.(Magnific)

VAKSIN selama ini dikenal sebagai perisai utama terhadap penyakit menular. Namun, temuan terbaru dari para master kesehatan masyarakat menunjukkan bahwa kegunaan vaksin jauh lebih luas. Vaksin bisa mencegah penyakit kronis nan mematikan, termasuk beberapa jenis kanker, demensia, hingga gangguan jantung.

Richard Martinello, Chief Medical Officer di Yale School of Medicine, menyatakan bahwa pemahaman medis sekarang telah berkembang. Vaksin tidak lagi hanya melindungi dari penyakit target, tetapi juga memberikan perlindungan sistemik nan mencegah komplikasi jangka panjang nan merusak tubuh.

1. Vaksin HPV: Benteng Pencegah Kanker

Vaksin Human Papillomavirus (HPV) terbukti secara klinis sebagai vaksin pencegah kanker. Infeksi HPV merupakan penyebab utama kanker serviks dan berkontribusi pada kanker genital lainnya serta kanker kepala dan leher.

Studi tahun 2024 terhadap 3,5 juta orang menemukan penurunan drastis kasus kanker mengenai HPV pada mereka nan mendapatkan imunisasi. Bahkan, nomor kematian akibat kanker serviks pada wanita di bawah usia 25 tahun merosot lebih dari 60% dalam beberapa tahun terakhir berkah program vaksinasi nan masif.

2. Vaksin Shingles: Menurunkan Risiko Demensia

Vaksin untuk cacar ular (shingles) rupanya mempunyai kaitan erat dengan kesehatan kognitif. Penelitian di Wales terhadap 280.000 orang dewasa menunjukkan bahwa vaksin ini menurunkan akibat terkena demensia sebesar 20% dalam periode tujuh tahun.

Selain itu, info dari Korea Selatan menunjukkan bahwa penerima vaksin shingles mempunyai akibat 23% lebih rendah terhadap masalah kardiovaskular seperti stroke dan kandas jantung. Hal ini membuktikan bahwa mencegah reaktivasi virus di sistem saraf dapat melindungi organ vital lainnya.

3. Hepatitis B dan Kesehatan Hati

Virus Hepatitis B adalah aspek akibat utama sirosis dan kanker hati. Vaksinasi sejak bayi merupakan langkah paling efektif untuk memastikan perlindungan seumur hidup. Pakar menekankan bahwa mencegah jangkitan virus ini di masa mini secara langsung memutus rantai perkembangan sel kanker di masa dewasa.

4. Perlindungan Jantung melalui Vaksin Respirasi

Vaksin flu, covid-19, dan RSV sangat krusial bagi perseorangan dengan kondisi kronis seperti glukosuria alias penyakit ginjal. Infeksi pernapasan nan parah sering kali memicu peradangan dahsyat nan memperburuk kondisi jantung.

Studi di Inggris terhadap 46 juta orang dewasa mengawasi bahwa kejadian serangan jantung dan stroke menurun secara signifikan setelah masyarakat menerima vaksinasi covid-19. Vaksin membantu menjaga stabilitas kondisi tubuh sehingga penyakit penyerta tidak mengalami eksaserbasi alias perburukan mendadak.

5. Mencegah Disabilitas akibat Infeksi Bakteri

Vaksin kuman seperti untuk meningitis dan pneumonia tidak hanya menyelamatkan nyawa dari jangkitan akut, tetapi juga mencegah disabilitas kronis. Komplikasi meningitis nan tidak tertangani dapat menyebabkan kehilangan pendengaran, kerusakan otak, hingga kandas ginjal permanen.

Catatan Pakar: Robert Hopkins dari National Foundation for Infectious Diseases mengingatkan bahwa banyak orang meremehkan akibat tidak divaksinasi lantaran mereka belum pernah memandang langsung kehancuran nan disebabkan oleh penyakit-penyakit tersebut di masa lalu.

Dengan kemajuan riset ini, vaksinasi sekarang dipandang sebagai investasi kesehatan jangka panjang untuk kualitas hidup nan lebih baik di masa tua, bukan sekadar prosedur medis saat terjadi wabah. (Washington Post/I-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia