Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 28.629 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah dinyatakan lulus dari program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Mereka selanjutnya bakal ditempatkan di 1.021 titik koperasi.
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Letjen TNI Tri Budi Utomo menyampaikan, para peserta ini telah lulus dan bakal kembali ke daerahnya masing-masing untuk menanti pemanggilan nan dilakukan oleh panitia pusat di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
"Bahwa kelak setelah mereka selesai ini, tentunya kelak bakal kita kembalikan, dan nantinya bakal ada pemanggilan. Nah, setelah ada pemanggilan kemudian baru kelak bakal ada penempatan," kata Tri Budi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026).
"Penempatan kelak selanjutnya kelak nan mengatur adalah dari Badan Pengatur BUMN, lantaran mereka kelak bakal ada penugasan waktu tertentu, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) itu kurang lebih selama 2 tahun ya," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan bahwa sampai saat ini Koperasi Desa Merah Putih nan sudah selesai dibangun mencapai 18.672. Selain itu ada juga 3.558 koperasi desa nan sedang dibangun.
Nah dari jumlah itu, sudah ada sekitar 1.021 koperasi nan mulai beroprasi. Koperasi-koperasi itu lah nan rencananya bakal ditempatkan oleh para peserta SPPI.
“Jadi teman-teman nan sudah selesai dilatih ini bakal segera kita deploy ke tempat-tempat nan sudah bisa operasi,” ujar Joao.
"Yang belum selesai pun sesuai dengan statistik nan ada, kurang lebih sekitar dua tiga minggu ke depan 35.000 bakal selesai," jelasnya menambahkan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·