Polres Indramayu mulai salurkan air bersih ke sejumlah desa.(Dok Humas Polres Indramayu)
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Majalengka mengeluarkan status siaga musibah kekeringan dan kebakaran rimba 2026.
Berdasarkan info nan sukses dihimpun , melalui surat keputusan Bupati Majalengka nomor 100.3.3.2/Kep. 567- BPBD/2026 tentang status siaga darurat musibah kekeringan, kebakaran rimba dan lahan di wilayah Kabupaten Majalengka 2026 ditetapkan mulai 2 Juni hingga 31 Oktober 2026. “Surat siaga musibah sudah ditetapkan Bupati Majalengka dan kami pun melakukan antisipasi el nino di musim kemarau tahun ini,” tutur Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Agus Tamim, Senin (22/6).
Kabupaten Majalengka, lanjut Agus, mengeluarkan status siaga darurat kekeringan terhitung mualai Juni lantaran hujan mulai tidak ada dan cuaca cukup panas.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lanjut Agus, ada dua kejadian nan terjadi di musim tandus ialah kebakaran rimba dan lahan (karhutla) dan krisis air bersih. “Karhutla rentan terjadi di beberapa titik di lereng gunung,” tutur Agus. Kebakaran lahan ini menakut-nakuti nyaris semua wilayah di Majalengka, lantaran mempunyai rimba belukar sehingga rentan lebakaran.
Selain karhutla, ancaman lainnya ialah krisis air bersih. Tahun lalu, lanjut Agus, puluhan desa terancam mengalami kesulitan air bersih lantaran air bawah tanah di wilayah desa tersebut mengering, Berdasarkan info tahun 2023, terdapat 22 desa di Kabupaten Ma¬jalengka nan terancam kesulitan air. Wilayah tersebut di antaranya adalah sejumlah desa di Kecamatan Palasah, Kecamatan Sumberjaya, Kecamatan Jatiwangi, Kecamatan Kadipaten, Kecamatan Dawuan, Kecamatan Kasokandel, serta sejumlah wilayah lainnya.
Untuk mengatasi krisis air bersih, BPBD Majalengka telah berkoordinasi dengan PDAM dan Palang Merah Indonesia (PMI) nan biasa memasok air bersih ke sejumlah wilayah. “Tangki air nan tersedia di BPBD sangat terbatas. Sehingga koordinasi dengan lembaga lain diperlukan,” tutur Agus.
Sedangkan untuk wilayah-wilayah nan berdekatan dengan industri, Agus mengaku telah berkoordinasi dengan beberapa industri agar mereka bisa memasok air bersih kepada masyarakat nan ada di sekitarnya. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·