Mahfud MD(Antara)
MANTAN Menko Polhukam, Mahfud MD, angkat bicara mengenai tudingan bahwa tindakan demonstrasi mahasiswa digerakkan oleh pihak tertentu dengan hadiah materi.
Ketika ditanya awak media tentang pidato Presiden nan mengisyaratkan adanya demo bayaran, Mahfud menantang pemerintah untuk bersikap transparan dan mengungkap dalang serta golongan nan dimaksud secara terang-terangan.
"Bapak (Presiden), umumkan aja, siapa sih nan dibayar, siapa nan membayar? Saya enggak tahu siapa nan dimaksud," ujar Mahfud saat diwawancarai oleh awak media.
Menurut Mahfud, jika pemerintah mempunyai info mengenai oknum nan mendanai alias mahasiswa nan menerima bayaran, perihal tersebut sebaiknya dibuka ke publik agar tidak menimbulkan kegaduhan dan saling berprasangka di tengah masyarakat.
"Harus diomongin terang-terangan lah. Ini BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) ini dibayar, ini nan bayar, kan gitu. Selama ini nan diduga (membayar) bukan orang swasta ya, orang dalem, iya kan?" lanjutnya menduga.
Mahfud tidak menampik bahwa dalam sejarah aktivitas mahasiswa, selalu ada golongan mini nan keluar dari arus utama perjuangan demi kepentingan tertentu. Namun, dia menegaskan bahwa golongan tersebut hanyalah riak mini nan mudah teridentifikasi.
Ia meminta agar aktivitas mahasiswa hari ini tetap konsentrasi pada prinsip perjuangan dan tidak terombang-ambing oleh upaya adu domba melalui pembentukan BEM tandingan.
"Sebaiknya mahasiswaku jangan mau dipecah-pecah, ada BEM tandingan, ada BEM ini, BEM itu. Pokoknya perjuangan aja secara objektif, bahwa sekarang perlu perbaikan-perbaikan," tegas Mahfud.
Ia juga membandingkan langkah mahasiswa mengkritik nan selalu berbasis info konkret dengan klaim sepihak dari pemerintah.
"Kalau mahasiswa kan jelas. Kalau hanya bilang mahasiswa dibayar, terus siapa nan mau diperbaiki di tengah kita?" tutup dia. (AT/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·