Jakarta -
Seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) di Solo diduga menjadi korban deepfake kepintaran buatan (AI) untuk konten cabul. Korban kemudian melapor ke Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Tengah (Jateng).
Hal itu disampaikan pengacara salah satu korban, Zainal Abidin Petir. Ia mengatakan, kliennya nan berinisial E mengetahui foto wajahnya digunakan dalam gambar dan video hasil editan AI lewat IG dan Telegram.
"Yang diedit itu wajah korban. Kemudian dipasang pada tubuh orang lain sehingga seolah-olah itu korban, fotonya bugil bulat, ditemukan di IG dan Telegram," kata Zainal dilansir detikJateng, Senin (27/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya gambar hasil manipulasi, terdapat pula video berbau pornografi dengan wajah korban nan diduga merupakan hasil editan AI. Korban mengetahui perihal tersebut pada 1 Januari 2026 lalu. Pihak korban pun telah melapor ke Polda Jateng dengan nomor kejuaraan STPA/182/I/2026/Ditressiber.
"Dengan kejadian ini korban sudah melaporkan dugaan pornografi ke Direktorat Reserse Siber Polda Jateng, nan pelakunya sampai sekarang tetap diselidiki," ungkapnya.
Saat dimintai konfirmasi, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto mengaku bakal mengecek perihal kasus tersebut.
"Sedang saya konfirmasi ke Dir Siber tentang perihal tersebut. Saya sedang nunggu info beliau," kata Artanto melalui pesan singkat kepada detikJateng.
Sementara Dirresiber Polda Jateng, Kombes Himawan Sutanto Saragih menyebut untuk info bakal diberikan oleh Kabid Humas Polda Jateng. "Tanya ke Kabid Humas ya," kata Himawan melalui pesan singkat kepada detikJateng.
Baca buletin selengkapnya di sini.
(rdp/imk)
19 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·