Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Beri Layanan Trauma Healing untuk Korban Gempa NTT

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2026 |20:04 WIB

Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Beri Layanan Trauma Healing untuk Korban Gempa NTT

Mahasiswa STIK Lemdiklat Polri Beri Layanan Trauma Healing

JAKARTA – Polri menunjukan kepedulian dengan menyambangi dan memberikan support untuk korban gempa bumi di Dusun Wairhabi, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut disalurkan mahasiswa S2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 16 untuk meringankan beban penduduk nan hingga sekarang tetap memperkuat di tengah situasi pascabencana NTT.

“Bantuan dikirim melalui Pelabuhan Lorens Say untuk selanjutnya disalurkan ke wilayah Pelabuhan Palue, Kecamatan Palue,” ujar perwira pendamping mahasiswa S2 STIK 16, Kombes Didit Bambang Wibowo, Senin (31/8/2026).

Di Dusun Wairhabi, support diterima oleh Agustinus Nong Viles selaku koordinator posko pengungsian. Posko tersebut menampung penduduk dari tiga wilayah, ialah Dusun Wairhabi, Dusun Habigahar, dan Kelurahan Waiot.

Sebanyak 159 kepala family berada di posko pengungsian tersebut. Mereka merupakan bagian dari masyarakat nan kudu menghadapi akibat gempa sekaligus beradaptasi dengan kondisi kehidupan di tempat pengungsian.

“Kehadiran para mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri Angkatan 16 tidak sekadar membawa paket sembako. Mereka juga melakukan trauma healing bagi korban gempa, hormat kesehatan,” ujarnya.

Di tengah situasi susah nan tetap dihadapi para penyintas, support itu menjadi pesan bahwa mereka tidak melangkah sendiri menghadapi bencana. Kegiatan sosial tersebut dilakukan sebagai corak kepedulian terhadap sesama kerabat sebangsa dan setanah air.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑