
Pembalap Tim Honda HRC Castrol, Luca Marini. (Foto: Instagram/lucamarini10)
AALST – Pembalap Tim Honda HRC Castrol, Luca Marini, mengungkapkan timnya sempat terlalu mengandalkan sosok Marc Marquez dibandingkan konsentrasi meningkatkan kualitas teknis motor. Ketergantungan nan berjalan selama bertahun-tahun tersebut diakui menjadi penyebab utama pabrikan asal Jepang ini telat berkembang di persaingan MotoGP.
Sebagaimana diketahui, Marc Marquez memihak Honda sejak 2013 hingga akhirnya hengkang pada 2023. Dalam kurun waktu satu dasawarsa tersebut, pembalap berjuluk The Baby Alien itu sukses mempersembahkan enam gelar juara bumi MotoGP bagi Honda.
1. Bayang-bayang Bakat sang Juara
Luca Marini menjelaskan setelah kepindahan Marc Marquez, barulah timnya betul-betul konsentrasi berbenah secara menyeluruh. Meskipun langkah ini tergolong terlambat, perihal tersebut menjadi sinyal positif bahwa Honda sedang berupaya keras untuk kembali meramaikan persaingan di papan atas klasemen.
Jika menilik klasemen konstruktor musim lalu, Repsol Honda kudu puas tertahan di posisi kedelapan dengan raihan 238 poin. Angka tersebut terpaut sangat jauh dari Ducati nan kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 835 poin.
Marc Marquez. (Foto: Instagram/marcmarquez93)
"Masa lalu, Honda sangat percaya pada Marc Marquez. Karena dengan bakatnya dia bisa memberikan apa nan kurang pada motor tersebut," kata Luca Marini dilansir dari Motosan, Selasa (17/2/2026).
"Akan tetapi, mereka sedikit kehilangan arah dalam pengembangan sisi teknis," tambahnya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin Sport lainnya
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·