Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan seleksi penerima program Beasiswa Jakarta nan setara dengan danasiwa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak bakal diwarnai praktik titip-menitip. Program tersebut ditargetkan mulai melangkah pada 2027.
Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta bakal bekerja sama dengan LPDP di tingkat pemerintah pusat dalam penyelenggaraan program. Kerja sama tersebut diharapkan membikin proses seleksi penerima berjalan secara profesional.
“Yang jelas saya mau LPDP Jakarta ini bekerja sama dengan LPDP nan ada di pusat. Sehingga kemudian tidak ada titip-menitip,” kata Pramono di Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Menurut Pramono, danasiwa tersebut disiapkan bagi penduduk Jakarta nan mempunyai keahlian akademik mumpuni tetapi terkendala kondisi ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Karena kita mau nan mendapatkan danasiwa ini adalah orang-orang nan memang secara akademik mempunyai kemampuan, tetapi mungkin secara ekonomi tidak mampu,” ujarnya.
Program tersebut ditargetkan mulai melangkah pada 2027 dengan jumlah penerima tahap awal sekitar 50–75 orang.
Beasiswa bakal diberikan kepada penduduk Jakarta nan memenuhi persyaratan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi terbaik di dunia.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·