Lonjakan Padel Ubah Pola Konsumsi Peralatan Olahraga di Indonesia

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Lonjakan Padel Ubah Pola Konsumsi Peralatan Olahraga di Indonesia Blibli menghadirkan fitur Tukar Tambah dan Tukar ke Saldo BlibliPay unik untuk kategori raket padel.(Dok. Blibli)

PERTUMBUHAN olahraga padel di Indonesia tidak hanya mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga baru, tetapi juga memunculkan perubahan pola konsumsi di sektor perlengkapan olahraga. Laporan Global Padel Report 2025 dari Playtomic dan Strategy& by PwC mencatat Indonesia sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan padel tercepat di Asia Pasifik, ditandai dengan peningkatan jumlah pemain, klub, dan akomodasi dalam waktu singkat.

Di tengah pertumbuhan tersebut, terjadi pergeseran perilaku konsumen. Jika sebelumnya pembelian raket padel condong berkarakter jangka panjang, sekarang siklus kepemilikan menjadi lebih pendek seiring meningkatnya keahlian bermain dan kebutuhan teknis pemain.

Fenomena ini juga dipicu oleh cepatnya penemuan pada produk raket padel global. Perbedaan teknologi, material, dan karakter permainan membikin konsumen semakin terdorong untuk melakukan upgrade peralatan secara berkala. Namun, nilai raket nan relatif tinggi tetap menjadi halangan utama dalam proses transisi tersebut.

Di sisi lain, kondisi ini membuka ruang bagi munculnya model konsumsi baru nan lebih fleksibel, termasuk skema tukar tambah dalam ekosistem perdagangan digital.

Blibli menangkap perubahan ini dengan menghadirkan fitur Tukar Tambah dan Tukar ke Saldo BlibliPay unik untuk kategori raket padel. Melalui fitur ini, konsumen dapat menukarkan raket lama secara online dan memperoleh nilai tukar nan langsung dapat digunakan sebagai potongan nilai pembelian raket baru hingga Rp5,8 juta, alias dikonversi menjadi saldo digital.

Model ini memungkinkan konsumen melakukan upgrade tanpa kudu menanggung beban penuh pembelian produk baru. Proses penilaian hingga penjemputan peralatan juga dilakukan secara terintegrasi dalam satu platform, sehingga memperpendek rantai transaksi nan sebelumnya dilakukan secara terpisah.

"Olahraga padel berkembang sangat sigap dan kami memandang kebutuhan pemain juga semakin beragam, mulai dari pemula hingga pemain kompetitif nan mencari raket dengan spesifikasi nan lebih sesuai dengan perkembangan kemahiran mereka," ujar Edward Kilian S, Group Head Emerging Category Blibli.

Ia menjelaskan bahwa sistem tukar tambah dirancang untuk mengikuti pola konsumsi baru nan lebih dinamis. "Prosesnya sederhana. Konsumen cukup memilih merek, tipe, dan kondisi raket lama, lampau nilai tukarnya langsung menjadi pengurang nilai pembelian raket baru. Raket lama bakal dijemput saat produk baru dikirim," tambahnya.

Saat ini, kategori raket padel di Blibli mencakup beragam merek dunia seperti Adidas, Bullpadel, Head, Nox, SIUX, Babolat, Tactical, hingga Oxdog, dengan segmentasi nilai berasas level pemain. Untuk segmen pemula, nilai berada di kisaran Rp1,7 juta, sementara level intermediate berada di rentang Rp2,6 juta hingga Rp3,5 juta, dan level advanced mulai Rp3,6 juta hingga Rp4,9 juta.

Selain sistem tukar tambah, konsumen juga memperoleh akses ke beragam insentif seperti voucher tambahan, angsuran 0% hingga 24 bulan, jasa antar-jemput, serta agunan produk original dari official store dan seller terpercaya.

Di segmen premium, pasar raket padel juga mulai menunjukkan karakter sebagai kategori style hidup dan koleksi. Produk jenis terbatas seperti kerjasama Babolat x Lamborghini BL.003 nan dipasarkan di kisaran puluhan juta rupiah memperlihatkan adanya segmen konsumen nan tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga eksklusivitas.

Secara keseluruhan, perkembangan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan padel tidak hanya membentuk organisasi olahraga baru, tetapi juga menciptakan pola konsumsi nan lebih cepat, fleksibel, dan berbasis siklus upgrade. Dalam konteks ini, penemuan model transaksi seperti tukar tambah menjadi bagian dari penyesuaian industri terhadap perubahan perilaku konsumen di sektor olahraga. (E-1)<

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia