Long Weekend, Ribuan Wisatawan Berkunjung ke Kampung Batik Kauman

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Suasana visitor di Kampung Wisata Batik Kauman. Foto: Dok. kumparan

Kampung Batik Kauman Solo dipadati visitor pada momen libur panjang alias long weekend libur Hari Buruh. Mereka menikmati makanan kuliner unik Solo, berswafoto, membatik, berbelanja baju batik hingga mengenal sejarah batik Kampung Kauman.

Ketua Paguyuban Kampung Wisata Batik Kauman Solo, Gunawan Setiawan, mengatakan pihaknya berterima kasih di area Kampung Wisata Batik Kauman pada libur panjang ini jumlah tamu meningkat. Banyak dari visitor lokal maupun mancanegara nan berjamu ke Kota Solo.

“Ya, alhamdulillah jika kemarin (Jumat) itu sampai ribuan orang nan datang datang berkeliling menikmati suasana, duduk-duduk foto-foto jalan-jalan. Terus kadang-kadang ada nan nyoba kuliner,” kata Gunawan kepada kumparan, Sabtu (2/5).

Suasana visitor di Kampung Wisata Batik Kauman. Foto: Dok. kumparan

Dia mengatakan visitor nan datang ada juga nan membeli oleh-oleh dan berswafoto. Sebagian mereka visitor menikmati suasana saja lantaran memang tempat ini dibikin alami.

“Kita bikin suasananya memang alami dan apa adanya. Tidak direkayasa. Kursi meja kita keluarkan simpel saja. Kalau visitor asing memang lebih suka kebudayaan membatik. Mereka menikmati proses membatiknya kadang juga beli batik. Kebanyakan memang mereka mau mengetahui proses membatik,” katanya

Kunjungan visitor asing, kata dia, terjadi saat event Solo Menari. Wisatawan asing sebelum pulang ke negara asal berbelanja ke Kampung Batik Kauman.

Suasana visitor di Kampung Wisata Batik Kauman. Foto: Dok. kumparan

“Sebanyak 70% visitor itu umur remaja. Jadi mereka ke sini ya rata-rata swafoto, jalan-jalan beli kuliner nan terjangkau oleh mereka,” ucap dia.

Untuk jumlah showroom, kata dia, sekitar 40-an. Jumlah itu didukung banyak konveksi dan jumlah outlet sekitar 37.

“Banyak tempat-tempat di Kampung Batik Kauman sekarang membuka diri. Jadi generasi mudanya buka coffee shop. Kemudian untuk rumah-rumah seperti tempatnya saya ini juga jadi tempat untuk makan tradisional,” paparnya.

Ia berambisi penduduk di Kauman tetap menjaga kekhasan Kauman sebagai kampung area upaya nan berbudaya dan religi.

Seorang visitor asal Tangerang, Ofla Audia, mengaku baru pertama kali berjamu ke Kampung Wisata Batik Kauman Solo. Ia menyebut lokasinya Instagramable.

“Saya suka foto-foto berbareng anak-anak muda lain lantaran Instagramable. Baru pertama kali ini. Saya tahu ini dari sosmed. Lokasinya bersih dan letak spot foto banyak,” kata Audia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan