Fenomena ini dikenal sebagai lipstick effect: kecenderungan masyarakat membeli peralatan mini nan terasa mewah saat kondisi ekonomi sedang tidak pasti. Konsumsi tidak berhenti, hanya berubah bentuk. Secara sederhana, masyarakat menunda kemewahan besar, tapi tetap memberi ruang bagi sedikit kemewahan nan tetap terjangkau.
Saat ini, stabilitas ekonomi makro sedang diuji di meja makan, di kasir minimarket, dan di layar ponsel saat seseorang memutuskan membayar.
Pertanyaannya: Jika semakin banyak orang nan mencari rasa senang dari pembelian peralatan non-esensial, apakah itu tanda ekonomi sedang semakin tangguh, alias justru menjadi tanda bahwa kenyamanan masyarakat semakin mengecil?
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·