
Persib Bandung siap hadapi Borneo FC di Super League 2025-2026. (Foto: Instagram/persib)
SAMARINDA – Bintang Persib Bandung, Federico Barba, mulai menebar psywar menjelang duel panas melawan Borneo FC. Pemain asal Italia ini menilai meski laga tunda pekan ke-21 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Minggu (15/3/2026) bakal berjalan sengit, beban mental justru sedang menghimpit tim tuan rumah.
Laga ini memang krusial lantaran mempertemukan dua penunggu takhta tertinggi klasemen. Namun, Barba memandang situasi ini dari kacamata nan berbeda. Ia meyakini timnya mempunyai kelebihan psikologis nan bisa menjadi aspek penentu dalam mengamankan poin di Samarinda.
1. Bermain Lepas di Tengah Ambisi Tuan Rumah
Menurut Barba, posisi Borneo FC sebagai pesaing terdekat di klasemen menjadikan laga ini sebagai kesempatan terakhir bagi mereka untuk memangkas jarak poin dengan Maung Bandung. Hal inilah nan dianggap Barba sebagai beban berat nan kudu dipikul oleh para pemain lawan, sementara skuad Persib bisa tampil dengan kepala nan lebih dingin.
"Mereka mempunyai tekanan nan sedikit lebih besar daripada kami lantaran mungkin ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka untuk mengejar kami. Jadi, mereka bakal memikul tekanan nan lebih besar, dan kami pastinya bakal bermain dengan lebih lepas," ungkap Barba dalam sesi konvensi pers, dikutip dari laman resmi Persib, Minggu (15/3/2026).
Meskipun memprediksi laga tidak bakal melangkah mudah bagi kedua belah pihak, Barba mengaku sangat optimis dengan kondisi internal timnya saat ini untuk menghadapi atmosfer tekanan di Stadion Segiri.
Persib Bandung vs Persik Kediri. (Foto: Instagram/persib)
2. Waspadai Agresivitas Gol Pesut Etam
Sebagai seorang bek, Barba tidak menutup mata terhadap ketajaman lini serang Borneo FC. Ia mengakui bahwa musuh mempunyai kualitas perseorangan nan mumpuni, terutama dalam urusan mencetak gol.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·