Liam Gallagher(Oli SCARFF / AFP)
VOKALIS legendaris Oasis, Liam Gallagher, membikin para pendukung tim nasional Inggris semakin antusias setelah menyatakan kesiapannya tampil membawakan lagu ikonik “Wonderwall” jika Tim nasional sepak bola Inggris sukses mencapai final Piala Dunia 2026.
Lagu “Wonderwall” nan dirilis Oasis pada 1995 memang telah menjadi lagu tidak resmi nan mengiringi perjalanan Inggris sepanjang turnamen. Nyanyian para suporter nan membawakan lagu tersebut kerap terdengar setelah pertandingan, membikin anthem Britpop itu semakin melekat dengan perjuangan skuad berjuluk Three Lions.
Liam Gallagher Beri Sinyal Siap Tampil di Final
Liam Gallagher memberikan respons tersebut setelah Inggris meraih kemenangan dramatis atas Meksiko. Melalui akun media sosialnya, mantan vokalis Oasis itu ikut memberikan support kepada tim didikan pembimbing Thomas Tuchel.
Ia menulis pesan nan memuji semangat para pemain dan suporter Inggris nan terus menyanyikan “Wonderwall”.
"Kerja keras, menyanyikan Harry Kane, mari Inggris, mari Wonderwall," tulis Gallagher.
Unggahan tersebut langsung mendapat banyak respons dari penggemar. Salah seorang pendukung kemudian meminta Gallagher untuk tampil langsung di lapangan jika Inggris sukses mencapai pertandingan final.
“Jika kita betul-betul mencapai final, Anda wajib terbang ke sana dan menyanyikan Wonderwall secara langsung di lapangan,” tulis seorang penggemar.
Gallagher kemudian memberikan jawaban singkat namun penuh antusias.
“Kita lihat saja, saya siap,” balasnya.
Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi dan angan baru di kalangan suporter Inggris nan membayangkan penampilan Gallagher di panggung terbesar sepak bola dunia.
Inggris Lolos Setelah Drama Melawan Meksiko
Antusiasme terhadap “Wonderwall” muncul setelah Inggris melewati pertandingan susah melawan Meksiko. Dalam laga tersebut, Inggris kudu berjuang keras sebelum memastikan kemenangan 3-2.
Inggris sempat unggul berkah dua gol dari Jude Bellingham pada babak pertama. Namun, pertandingan berubah menjadi lebih susah setelah Meksiko memperkecil ketertinggalan melalui Julián Quiñones.
Situasi semakin menekan ketika Jarell Quansah mendapat kartu merah sehingga Inggris kudu bermain dengan 10 pemain.
Kapten Inggris, Harry Kane, kemudian mencetak gol melalui penalti untuk memperbesar keunggulan. Meski Meksiko kembali mencetak gol lewat penalti Raúl Jiménez, Inggris bisa mempertahankan kelebihan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan tersebut membikin Inggris melaju ke babak berikutnya dan menjaga kesempatan mereka untuk meraih gelar juara dunia.
Harry Kane Kehilangan Suara Usai Selebrasi
Usai pertandingan, Harry Kane mengaku mengalami masalah bunyi akibat atmosfer pertandingan dan seremoni kemenangan berbareng para pemain serta suporter.
Dalam wawancara setelah laga, Kane tampak kesulitan berbincang lantaran suaranya menjadi serak.
"Situasinya, tim, semuanya melawan kami, tetapi kami menemukan langkah untuk menang. Dukungan luar biasa. Saya sampai tidak bisa bicara," ujar Kane.
Momen tersebut semakin membikin para fans Inggris berambisi dapat memandang Kane mengangkat trofi Piala Dunia sekaligus menyaksikan Liam Gallagher membawakan “Wonderwall” secara langsung di final.
Tuchel Puji Mentalitas Tim Inggris
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, memuji mentalitas para pemainnya setelah bisa memperkuat dalam tekanan besar melawan Meksiko.
Menurut Tuchel, kemenangan tersebut menunjukkan karakter dan daya juang skuad Inggris, terutama ketika kudu bermain dengan jumlah pemain nan lebih sedikit.
Inggris sekarang bakal menghadapi tantangan berikutnya melawan Norwegia nan diperkuat bintang utama mereka, Erling Haaland.
Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa menuju final, angan suporter Inggris semakin besar. Jika Three Lions sukses mencapai partai puncak, janji Liam Gallagher untuk menyanyikan “Wonderwall” bisa menjadi salah satu momen paling ikonik dalam perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026. (Z-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·