Jakarta, CNBC Indonesia - BRI Peduli selaku payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, salah satunya melalui penguatan kesehatan ibu dan anak.
Komitmen ini ditunjukkan melalui "Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan" berupa pembangunan Posyandu Matahari nan terletak di Desa Hargobinangun, Dusun Kaliurang Barat, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta.
Peresmian Posyandu Matahari dilaksanakan pada Selasa (4/8) dengan dihadiri oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Niken Wastu Palupi, Direktur Eksekutif Rabu Biru Foundations Toro Sudarmadi, Bupati Sleman, H. Harda Kiswaya dan sejumlah pejabat lainnya.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, peresmian Posyandu Matahari menjadi simbol dimulainya penerapan Program Desa Brilian 1000 HPK di Desa Hargobinangun sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen BRI dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat nan berkelanjutan.
Program ini berangkat dari peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan jasa kesehatan primer nan menjangkau langsung ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita di tingkat masyarakat.
"Melalui inisiatif ini kami berambisi Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kerjasama seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini," ungkapnya di kutip Sabtu (8/8/2026).
Ia juga menambahkan, program ini difokuskan pada revitalisasi jasa Posyandu melalui peningkatan kapabilitas kader, pemanfaatan penemuan dan teknologi, penguatan edukasi kesehatan dan gizi dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi golongan sasaran, serta pengembangan ketahanan pangan berbasis masyarakat melalui budidaya ikan sebagai sumber protein bergizi.
Melalui pendekatan tersebut, Posyandu diharapkan bisa memberikan jasa nan lebih berkualitas, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap percepatan penurunan stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan anak.
"Kami percaya bahwa ketika masyarakat tumbuh sehat dan sejahtera, maka desa bakal semakin maju, ekonomi bakal semakin kuat, dan masa depan bangsa bakal semakin cerah. Melalui BRI Peduli, kami bakal terus berupaya menghadirkan program-program sosial nan memberikan faedah nyata bagi masyarakat Indonesia," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito menyambut baik inisiatif Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan. "Program ini membikin jasa Posyandu menjadi lebih baik dan nyaman. Kami berambisi masyarakat semakin aktif memanfaatkan Posyandu demi kesehatan ibu dan anak," ujar Amin Sarjito.
Ia menambahkan, kehadiran BRI Peduli tidak hanya mendukung peningkatan kualitas jasa Posyandu, tetapi juga mendampingi para orang tua agar lebih siap menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini. Program ini diharapkan dapat terus bersambung dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
Sebagai informasi, Desa Hargobinangun merupakan desa nan berada di lereng Gunung Merapi dan mempunyai potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, serta pemberdayaan masyarakat. Berbagai potensi tersebut terus dikembangkan melalui penguatan tata kelola pemerintahan desa, pengembangan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas jasa dasar bagi warga.
Upaya tersebut mengantarkan Desa Hargobinangun menjadi salah satu 40 Besar Desa Brilian 2023, sebuah program dari BRI nan mendorong desa untuk terus meningkatkan kapabilitas tata kelola, inovasi, dan pembangunan nan berkelanjutan.
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·