Area ledakan tambang batu bara, di Provinsi Shanxi, Tiongkok utara.(Dok. Al Jazeera)
JUMLAH korban tewas akibat ledakan gas di sebuah tambang batu bara di Daerah Qingyuan, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, dilaporkan terus meningkat. Hingga Sabtu (23/5/2026), otoritas setempat mengonfirmasi sebanyak 90 pekerja dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan laporan dari China Central Television (CCTV), nomor ini bertambah setelah tim penyelamat menemukan beberapa korban ledakan tambang Shanxi nan sebelumnya dinyatakan hilang. Pada laporan awal di hari nan sama, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 82 orang dengan sembilan penambang lainnya tetap dalam pencarian.
Kronologi Kejadian
Insiden maut ini terjadi pada Jumat (22/5/2026) malam waktu setempat. Saat ledakan gas terjadi, dilaporkan terdapat 247 pekerja nan sedang berada di bawah tanah untuk melakukan aktivitas penambangan.
Ledakan gas metana sering kali menjadi penyebab utama kecelakaan fatal di sektor pertambangan batu bara, terutama jika sistem ventilasi tidak berfaedah optimal alias terjadi akumulasi gas nan melampaui pemisah aman.
Data Insiden Tambang Shanxi:
- Lokasi: Daerah Qingyuan, Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara.
- Waktu Kejadian: Jumat, 22 Mei 2026 (Malam hari).
- Jumlah Pekerja di Lokasi: 247 orang.
- Korban Tewas: 90 orang (Data per 23 Mei 2026).
- Penyebab: Ledakan gas (dalam penyelidikan lebih lanjut).
Upaya Penyelamatan dan Investigasi
Hingga saat ini, operasi pencarian dan pengamanan (SAR) tetap berjalan di letak kejadian. Tim medis dan unit darurat gawat telah disiagakan untuk menangani korban luka nan sukses dievakuasi ke permukaan.
Pemerintah wilayah Provinsi Shanxi berbareng otoritas keselamatan kerja nasional tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut. Investigasi awal difokuskan pada kepatuhan standar keselamatan kerja dan kondisi teknis di dalam lubang tambang saat kejadian terjadi.
Provinsi Shanxi dikenal sebagai salah satu pusat produksi batu bara terbesar di Tiongkok. Kecelakaan ini kembali menyoroti tantangan besar dalam aspek keselamatan kerja di industri ekstraktif negara tersebut, meskipun pemerintah pusat telah berulang kali memperketat izin keamanan tambang dalam beberapa tahun terakhir. (Ant/Sputnik/H-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·