Lebih Lambat dari F2, Lewis Hamilton Mulai Kritik Mobil Ferrari saat Tes di Bahrain

Sedang Trending 7 bulan yang lalu

Lebih Lambat dari F2, Lewis Hamilton Mulai Kritik Mobil Ferrari saat Tes di Bahrain

Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/lewishamilton)

SAKHIR - Era baru Formula 1 (F1) tahun 2026 semestinya menjadi angin segar, namun bagi Lewis Hamilton, realita di lintasan mulai terasa pahit. Setelah sempat melontarkan pujian pada sesi shakedown tertutup di Barcelona, pembalap Tim Scuderia Ferrari ini langsung mengubah pendapatnya terhadap performa mobil generasi terbaru nan bakal dipakai di F1 2026.

1. Keluhkan Kecepatan

Perubahan suhu dan kondisi angin di Bahrain tampaknya membuka mata Hamilton. Jika di Barcelona dia menyebut mobil ini menyenangkan, di Sakhir dia justru merasa mobilnya kehilangan taring.

Masalah utama nan disoroti adalah penurunan performa nan drastis akibat izin aerodinamika aktif dan manajemen daya nan baru. Hamilton tidak ragu membandingkan kecepatan jet darat teranyar ini dengan kasta di bawahnya (F2).

"Mobilnya lebih pendek, lebih ringan, dan sebenarnya lebih mudah dikendalikan. Rasanya cukup menyenangkan, mirip seperti reli. Tapi, saya rasa kita lebih lambat dari GP2 [F2] sekarang, bukan? Setidaknya itu nan saya rasakan," ungkap Hamilton, mengutip dari Crash, Jumat (13/2/2026).

 Instagram/f1) Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/f1)

Keresahan Hamilton juga menyasar pada efisiensi daya nan dianggapnya merusak prinsip balapan. Di Barcelona saja, dia mengaku kudu melakukan teknik melepas pedal gas sebelum tikungan sejauh 600 meter apalagi saat lap kualifikasi.

2. Kerumitan Regulasi

Selain masalah kecepatan, Hamilton mengkhawatirkan aspek teknis izin 2026 nan dianggapnya terlalu rumit untuk dicerna oleh penonton awam. Sistem aerodinamika aktif dan algoritma mesin nan bisa mempelajari style mengemudi dinilainya sebagai beban tambahan nan tidak perlu.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com