PT Pertamina Patra Niaga memperkuat pasokan dan pengedaran BBM ke sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk memenuhi peningkatan kebutuhan masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap kenaikan permintaan, khususnya terhadap BBM bersubsidi, di sejumlah wilayah.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan peningkatan antrean di sejumlah SPBU terjadi seiring kenaikan permintaan nan cukup signifikan, terutama pada BBM subsidi, nan kemudian diperkuat oleh perubahan pola konsumsi dan pembelian masyarakat secara bersamaan.
“Pertamina terus meningkatkan pasokan BBM ke Terminal BBM untuk memperkuat suplai BBM ke Makassar agar kesiapan dapat terjaga pada level nan aman. Untuk merespons peningkatan permintaan tersebut, kami meningkatkan penyaluran, mengoptimalkan operasional SPBU, serta memperkuat pengedaran agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," ujar Kitty melalui keterangan resmi, Sabtu (12/9).
Peningkatan kebutuhan BBM subsidi juga tercermin dari kebutuhan Solar JBT nan meningkat sekitar 10-15 persen pada periode Juni hingga Agustus 2026. Kitty memastikan Pertamina Patra Niaga terus mengantisipasi peningkatan kebutuhan tersebut melalui penyesuaian penyaluran dan penguatan pengedaran sesuai kondisi di masing-masing wilayah.
Selain meningkatkan penyaluran, Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan operasional mobil tangki selama 24 jam untuk mempercepat pengiriman dan pengisian stok BBM di SPBU, serta melakukan rekonfigurasi kapabilitas pelayanan melalui penambahan nozzle Pertalite di sejumlah SPBU.
Pertamina Patra Niaga juga mengoperasikan 25 SPBU selama 24 jam di Makassar. Penguatan operasional ini dilakukan untuk menjaga kelancaran pengedaran dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
Perusahaan juga memantau secara intensif terhadap stok, penyaluran, dan kondisi operasional SPBU. Penyesuaian pengedaran dilakukan secara berkala untuk memastikan pasokan BBM tersedia di titik-titik nan membutuhkan.
“Kami terus melakukan monitoring dan mengambil langkah nan diperlukan untuk menjaga kelancaran pasokan. Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar pelayanan dapat melangkah lancar dan merata,” tutur Kitty.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·