Jakarta - Layanan panggilan darurat 119, 112, maupun WA Pemkot Bandung kerap menjadi sasaran telepon usil oleh oknum tak bertanggung jawab. Telepon usil itu dari mulai tidak ada bunyi penelepon hingga tertawa cekikikan.
"Ini nan menjadi rumor juga di 2-3 bulan terakhir, kesadaran bagi masyarakat-masyarakat nan usil nelpon ke 119. Pas ditelpon, kemudian diangkat oleh kami, tidak ada suaranya. Kalaupun ada suaranya, ngobrol enggak jelas. Atau jikalau ada suaranya, cekikikan enggak jelas," kata Kepala Public Safety Center (PSC) Dinkes Kota Bandung Eka Anugrah, dilansir detikJabar, Kamis (7/5/2026).
Ironisnya, panggilan usil pada April lampau tercatat mencapai 200-an. Eka meminta masyarakat agar lebih bijak mengakses jasa kedaruratan lantaran berpotensi menghalang pertolongan terhadap penduduk nan betul-betul membutuhkan.
"Kemarin bulan April saya mencatat ada kisaran 200 panggilan iseng. Ini juga mudah-mudahan bisa menyampaikan kepada masyarakat agar lebih bijak dalam mengakses jasa kegawatdaruratan," ungkapnya.
"Entah itu jasa ambulan 119 ataupun jasa 112. Karena jika misalkan jasa ini digunakan untuk iseng, iba kelak pada saat nan berbarengan ada kasus emergensi justru bakal tertahan," pungkasnya.
Simak selengkapnya di sini.
(yld/idh)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·