Layanan Bank di ASEAN Gunakan AI, Proses Lebih Cepat dan Efisien

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Layanan Bank di ASEAN Gunakan AI, Proses Lebih Cepat dan Efisien

Pemanfaatan kepintaran artifisial (AI) kian diperluas di sektor perbankan dan jasa finansial Asia Tenggara. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA – Pemanfaatan kepintaran artifisial (AI) kian diperluas di sektor perbankan dan jasa finansial Asia Tenggara untuk meningkatkan kualitas jasa pengguna dan efisiensi operasional digital.

Kolaborasi antara penyedia teknologi AI dan integrasi sistem memungkinkan lembaga finansial menghadirkan hubungan pengguna secara real-time melalui kanal suara, chat, dan video. Solusi ini menggabungkan keahlian percakapan berbasis AI dengan prasarana komunikasi berlatensi rendah, sehingga dapat mendukung hubungan kondusif dan multibahasa pada aplikasi mobile, platform web, hingga contact center.

Indonesia menjadi salah satu pasar perbankan digital paling bergerak di kawasan. Data Bank Indonesia mencatat transaksi perbankan digital tumbuh 54,89% secara tahunan hingga September 2024, didorong oleh aktivitas transfer, pembayaran QRIS, dan penggunaan kanal mobile. Selain itu, sebanyak 56,3 juta pengguna tercatat bertransaksi melalui QRIS pada awal 2025, menegaskan skala hubungan finansial berbasis digital.

Dalam konteks ini, conversational AI berkedudukan untuk memperluas kapabilitas jasa pelanggan, mengotomasi kebutuhan rutin, mendukung proses digital onboarding, dan memberikan support langsung melalui beragam kanal tanpa mengurangi aspek keamanan dan tata kelola.

“Dengan menggabungkan keahlian AI enterprise FPT dan prasarana conversational real-time milik Agora, kami memungkinkan bank dan lembaga finansial di Asia Tenggara menghadirkan pengalaman digital nan lebih efisien, responsif, dan tepercaya dalam skala besar,” ujar Chief Revenue Officer, FPT Smart Cloud, FPT Corporation, Mark Hall Andrew, Rabu (25/2/2026).

Solusi nan diterapkan memungkinkan lembaga finansial menghadirkan asisten virtual berbasis AI sekaligus pengalaman konsultasi dengan support manusia (human-in-the-loop), sehingga pengguna dapat berinteraksi secara natural dan efisien. Sistem ini juga mendukung pengelolaan volume hubungan tinggi sembari menjaga konsistensi layanan, stabilitas operasional, serta kepatuhan terhadap regulasi.

Beberapa penerapan AI di sektor perbankan dan jasa finansial menunjukkan peningkatan kapabilitas jasa dan otomasi operasional. Misalnya, pemasok AI pada call center bisa menangani puluhan ribu panggilan per hari, menjawab pertanyaan umum nasabah, dan membebaskan tim manusia untuk menangani kasus kompleks. Dampaknya, jasa pengguna menjadi lebih cepat, efisien, dan konsisten.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com