Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru Penanganan Stunting

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Lamongan Jadi Tujuan Kaji Tiru Penanganan Stunting Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menerima kunjungan Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al-Habsy dan Wakil Walikota Salatiga Nina Agustin .(MI/M Yakub)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, menjadi tujuan pelaksanaan kaji tiru oleh kabupaten/kota lain dalam penanganan stunting. Hal ini karen keberhasilan Lamongan dalam menurunkan nomor stunting secara drastis dari 27,5 di 2022 menjadi 6,9% di 2024.

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara menerima kunjungan Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al-Habsy dan Wakil Walikota Salatiga Nina Agustin di Ruang kerjanya, Kamis (9/4).mKunjungan ini dilaksanakan dengan tujuan kaji tiru mengenai percepatan penurunan stunting. Wabup Dirham  memaparkan beragam aktivitas nan telah dilaksanakan di Lamongan untuk mempercepat penurunan nomor stunting di Kabupaten Lamongan.

Di antaranya, melalui pendampingan kader, sekolah orang tua dahsyat (SOTH), aktivitas 1-10-100, aktivitas orang tua asuh cegah stunting, dapur sehat atasi stunting (Dashat), aktivitas Ferrameg (FE Hari Rabu Megilan), juga Sadel Cepak (Desa Model untuk Pencegahan Perkawinan Anak).

"Tentu untuk keberhasilan program-program ini juga butuh kerjasama nan baik dari beragam pihak, dengan pemerintah desa, dengan pengusaha juga nan bisa diajak sebagai salah satu orang tua asuh. Perlu terus dipantau dan dilakukan evaluasi, dimapping juga lantaran kadang bisa salah sasaran," terang Mas Dirham nan juga Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Lamongan ini. 

Mas Dirham juga menceritakan dirinya sebagai salah satu orang tua asuh tetap terus mendapatkan laporan hasil perkembangan anak asuh stunting-nya.

"Jadi ada laporannya, saya juga tetap memperoleh laporan mengenai penambahan alias pengurangan berat badan hingga tinggi badan anak asuh stunting saya. Perlu komitmen bersama, semoga apa nan kami bagikan hari ini dapat menjadi best practices yang bisa pula dilaksanakan di wilayah Bapak/Ibu dan dapat berakibat pada penurunan nomor stunting," pungkasnya.(E-2) 

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑